Kasus Corona Turun, Omnichannel & Paylater Diramal Tren Belanja Online

Fahmi Ahmad Burhan
2 Juni 2022, 17:36
belanja online, e-commerce, paylater,
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nym.
Konsumen melakukan transaksi pembelian dari situs e-commerce menggunakan aplikasi Mobile Banking di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (2/5/2022).

Layanan yang menggabungkan bisnis online dan offline atau omnichannel diramal menjadi tren berbelanja online selama pandemi corona. Metode pembayaran dengan cara mencicil atau paylater pun akan semakin digemari.

Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira memprediksi pola belanja masyarakat berubah saat pandemi Covid-19 usai. "Omnichannel akan menjadi layanan yang menarik bagi konsumen," kata dia saat konferensi pers virtual, Kamis (2/6).

“Mereka akan berbelanja di toko fisik, tetapi tetap bertransaksi secara online di e-commerce,” tambah dia.

Hal itu karena konsumen mencari pengalaman berbeda dalam berbelanja. Sedangkan mobilitas pelanggan terus meningkat seiring dengan pandemi Covid-19 yang usai.

Berdasarkan hasil survei Katadata Insight Center (KIC) dan Sirclo terhadap hampir 5.000 responden pada tahun lalu, pandemi Covid-19 memang membuat 17,5% konsumen beralih ke platform belanja online dan mengurangi kebiasaan berbelanja offline.

Namun, masih ada sekitar 74,5% konsumen yang tetap berbelanja offline dan online selama pandemi. Rinciannya sebagai berikut:

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...