Investor Ungkap Alasan 7 E-Commerce & JD.ID Tutup Saat Pandemi Corona

Lenny Septiani
2 Februari 2023, 12:54
jd.id tutup, startup tutup,
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/rwa.
Pengunjung mempraktikkan pemanfaatan platform penjualan digital (e-commerce) JD.ID di Paris van Java Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/5/2021).

3. Brambang

Startup penyedia platform kebutuhan pokok ini menutup layanan pada Mei 2022. “Kami informasikan bahwa layanan groceries Brambang akan berhenti  pada Jumat (27/5) Pukul 19.00 WIB,” kata Brambang melalui akun Instagram @brambangdotcom, tahun lalu (26/5).

Brambang akan beralih menjadi marketplace smartphone dan elektronik. Perusahaan pun membuat akun Instagram baru yakni @brambangelektronik.

Namun tidak ada penjelasan mengenai alasan Brambang beralih bisnis.

4. Sayurbox 

Sayurbox menutup operasional di Bali per 31 Desember 2022 dan menutup toko offline di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Juni tahun lalu.

Bulan lalu, Sayurbox melakukan pemutusan hubungan kerja alias PHK terhadap 5% karyawan. Ini bagian dari upaya Sayurbox menjadi perusahaan mandiri secara finansial dan tumbuh berkelanjutan.

“Keputusan sulit ini tidak dapat dihindari supaya perusahaan lebih agile dan mampu menjaga tingkat pertumbuhan,” kata Amanda dalam keterangan pers, bulan lalu (7/12/2022).

Selain itu, “supaya bisnis bisa sustainable dalam jangka panjang,” tambah dia.

5. Tanihub

TaniHub menghentikan operasional dua warehouse atau pergudangan di Bandung dan Bali pada Februari 2022. Startup pertanian ini juga melakukan PHK.

Senior Corporate Communication Manager TaniHub Group Bhisma Adinaya menjelaskan, perusahaan ingin mempertajam fokus bisnis.

Caranya, dengan meningkatkan pertumbuhan melalui kegiatan Business to Business (B2B) seperti hotel, restoran, kafe, modern trade, general trade, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mitra strategis.

6. Bananas

Startup Bananas baru beroperasi pada Januari 2022 dan menutup layanan pada Oktober 2022. Perusahaan itu dikabarkan melakukan PHK terhadap 36 karyawan berdasarkan laporan Tech In Asia.

Startup quick commerce itu memutuskan untuk menutup layanan e-grocery. “Dari lubuk hati, kami ingin terus melayani pelanggan setia,” ujar perusahaan.

“Namun, setelah beroperasi selama berbulan-bulan sambil terus bereksperimen dengan berbagai bagian bisnis, kami tidak bisa membayangkan bagaimana unit ekonomi (yang mereka kembangkan) ini bisa bekerja,” tambah Bananas.

7. Elevenia

Elevenia tutup pada 1 Desember. E-commerce ini diluncurkan pada Maret 2014. Namun tidak ada penjelasan mengenai alasan perusahaan tutup.

8. JD.ID

JD.Com melepas bisnis di Indonesia yakni JD.ID. Raksasa e-commerce ini akan berfokus mengembangkan pasar internasional dengan fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara.

“Logistik dan pergudangan sebagai intinya,” ujar Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Setya Yudha Indraswara.

Halaman:
Reporter: Lenny Septiani
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...