Pedagang Tokopedia dan TikTok Shop Kena Biaya Logistik Mulai Mei 2026

Rahayu Subekti
10 April 2026, 12:59
Tokopedia, tiktok shop, biaya logistik
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/foc.
Warga mengamati barang dagangan produk fesyen pada aplikasi platfrom niaga elektronik (e-commerce) di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (28/9/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Platform Tokopedia dan TikTok Shop akan menerapkan kebijakan baru bagi para pedagangnya terkait layanan logistik. Pedagang di kedua platform ini akan dikenakan biaya layanan logistik mulai 1 Mei 2026.

“Mulai 1 Mei 2026 pukul 10.00, biaya layanan logistik akan dikenakan pada semua pesanan baru,” kata Tokopedia seperti dikutip dari situs resmi seller Tokopedia, Jumat (10/4).

Biaya tersebut dikenakan kepada penjual oleh penyedia layanan logistik untuk semua pesanan yang berkaitan dengan logistik. Hal ini termasuk pemrosesan pesanan, koordinasi dan pengiriman.

Untuk besarnya biaya akan dihitung berdasarkan persentase dari ongkos kirim yang dibayar pembeli di setiap pesanan.

Platform menyatakan kebijakan ini tidak akan berdampak kepada pembeli. “Biaya ini ditanggung di sisi penjual dan tidak akan ditampilkan kepada pembeli saat checkout,” tulis ketentuan tersebut.

Biaya layanan logistik secara aktual bervariasi berdasarkan asal pengiriman, tujuan, dan berat paket. Platform menyatakan dalam beberapa kasus, biaya dapat lebih tinggi dari kisaran yang ditampilkan, tergantung pada rute asal ke tujuan yang spesifik.

Namun, biaya sebelum pajak tidak akan melebihi Rp 5.055 per pesanan untuk pesanan yang dilakukan di TikTok Shop. Selain itu biaya juga tidak akan melebihi Rp 10.110 per pesanan untuk pesanan yang dilakukan di Tokopedia.

Berikut rincian besaran biaya logistik Tokopedia dan TikTok Shop per pesanan berdasarkan kota asal dan tujuan pengiriman:

Kisaran Biaya Logistik Pengiriman Standar, Ekonomi, dan Kargo

  • Jawa ke Jawa: Rp 260 – Rp 3 ribu
  • Jawa ke Nusa Tenggara: Rp 920 – Rp 3 ribu
  • Jawa ke Sumatera: Rp 630 – Rp 3 ribu
  • Jawa ke Sulawesi: Rp 1.490  – Rp 3 ribu
  • Jawa ke Kalimantan: Rp 1.620 – Rp 3 ribu
  • Jawa ke Kepulauan Maluku: Rp 2.838 – Rp 3 ribu
  • Jawa ke Papua: Rp 1.780 – Rp 3 ribu
  • Nusa Tenggara ke Jawa: Rp 1.040 – Rp 3 ribu
  • Sumatera ke Jawa: Rp 870 – Rp 3 ribu
  • Sulawesi ke Jawa: Rp 1.620 – Rp 3 ribu
  • Kalimantan ke Jawa: Rp 930 – Rp 3 ribu
  • Luar Jawa ke Luar Jawa: Rp 360 – Rp 3 ribu

Kisaran biaya layanan logistik pengiriman instant dan same day:

  • Jawa: Rp 2.440 – Rp 3 ribu
  • Luar Jawa: Rp 2.300 – Rp 3 ribu

Harga Barang akan Naik?

Dengan adanya penambahan biaya layanan logistik, berpotensi membuat pedagang melakukan penyesuaian harga jual. Seperti akun @vivileonita yang mengungkapkan keluh kesahnya sebagai pedagang online dengan adanya kebijakan tersebut.

“Sebagai seller aku juga lagi adjust di kondisi ini karena disaat harga pokok penjualan (HPP) naik, sekarang ada tambahan cost yang perlu dihitung ulang,” kata  Vivi dalam unggahannya, Kamis (9/4).

Dalam unggahannya itu, Vivi juga merasa beban semakin tinggi. Ia menilai kebijakan tersebut juga seakan-akan membuat pedagang ikut membayar sebagian ongkir untuk pembeli.

“Lagi-lagi penyesuaian harga jual harus kita pertimbangkan. Karena ini lumayan signifikan, bukan lumayan signifikan, ini sangat signifikan penambahan biayanya. Jadi pertimbangan harga jual otomatis,” katanya.

Vivi juga berencana untuk lebih efisien lagi dalam operasional toko agar tetap untung di tengah banyaknya penambahan biaya dan naiknnya HPP. 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...