Ojek Online Boleh Angkut Penumpang Lagi, Ini Protokol Grab

Fahmi Ahmad Burhan
5 Juni 2020, 11:05
grab, psbb transisi, ojek online, ojek online angkit penumpang, pandemi corona, new normal
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi. Grab akan memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh mitra pengemudi sebelum bekerja dan saat menjalankan tugasnya melalui online health declaration dari Grab selama masa PSBB transisi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan kebijakan pelonggaran transportasi umum, termasuk ojek online selama masa pembatasan sosial berskala besar transisi. Perusahaan layanan on-demand, Grab pun telah menyiapkan protokol keamanan GrabProtect untuk mulai melayani penumpang. 

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, selama pandemi masih ada masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi dari Grab untuk bermobilisasi secara terbatas. Untuk itu, kebersihan dan keamanan akan menjadi kunci utama pihaknya dalam beroperasi. 

"Memasuki situasi ‘new normal’ ini, kami telah mengumumkan ‘GrabProtect’ sebagai serangkaian langkah keamanan dan kebersihan untuk meminimalisasi risiko penyebaran COVID-19 pada layanan transportasi kami," kata Neneng kepada Katadata.co.id, Kamis (4/6). 

Beberapa langkah keamanan yang akan dilakukan, antara lain berupa pemeriksaan suhu tubuh mitra pengemudi sebelum bekerja dan saat menjalankan tugasnya melalui online health declaration dari Grab. Mitra pengemudi juga akan mengadopsi praktik kebersihan, termasuk mencuci tangan secara teratur, juga menutup mulut atau hidung saat bersin dan batuk.

(Baca: Gojek Akan Buka 100% Layanan Ojek Online di Masa Transisi PSBB)

Untuk layanan GrabCar, langkah disinfektansi akan dilakukan lebih sering. Driver juga diimbau untuk membuka kaca jendela setelah melakukan perjalanan untuk meningkatkan ventilasi, serta dianjurkan langsung mengunjungi dokter jika merasa tidak enak badan.

Grab juga akan meluncurkan fitur terbaru di aplikasinya, yakni fitur formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online serta fitur masker swafoto pada akhir Juni. "Kami juga akan mendistribusikan lebih dari 250.000 peralatan kebersihan, seperti hand sanitizer, disinfektan kendaraan, masker wajah untuk para mitra pengemudi di seluruh kawasan Asia Tenggara," kata Neneng.

Grab telah membentuk armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect yang dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi. "Dalam beberapa minggu kedepan, kami akan menyiapkan partisi plastik dan menyediakan peralatan kebersihan ini kepada lebih dari 8.000 kendaraan GrabBike," kata Neneng.

Selain itu, baik mitra pengemudi maupun penumpang Grab dapat membatalkan pemesanan tanpa denda sebelum perjalanan dimulai karena salah satu pihak tidak menggunakan masker.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...