Google Maps, Peta Digital yang Petakan 98% Populasi Bumi

Pingit Aria
18 Desember 2019, 18:52
Google Map juga semakin lengkap dengan kehadiran fitur yang memungkinkan pengguna mengetahui waktu kedatangan Trans Jakarta
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Google Map juga semakin lengkap dengan kehadiran fitur yang memungkinkan pengguna mengetahui waktu kedatangan Trans Jakarta

Google Maps juga menambahkan fitur Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan navigasi bagi pejalan kaki. Teknologi AR memanfaatkan teknologi AR dan kamera ponsel belakang. Lalu, Google juga memanfaatkan Visual Positioning System yang berfungsi untuk memperkirakan pengguna berdiri di posisi yang tepat saat menggunakan Google Maps sebagai penunjuk jalan mereka.

Saat Google Maps menemukan lokasi pengguna, akan muncul tanda panah penunjuk jalan pada layar ponsel dengan latar animasi. Kemudian, pengguna hanya perlu mengikuti tanda panah tersebut untuk mencapai lokasi tujuan.

Advertisement

(Baca: Sejajar Boyband Korea, Nadiem Paling Banyak Dicari di Google Tahun Ini)

Google Maps adalah layanan peta digital yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360°, kondisi lalu lintas, dan perencanaan rute untuk bepergian, baik dengan berjalan kaki, sepeda, mobil, atau angkutan umum.

Google Maps dimulai sebagai program desktop yang dirancang oleh Lars dan Jens Eilstrup Rasmussen pada Where 2 Technologies. Pada Oktober 2004, perusahaan ini diakuisisi oleh Google, yang diubah menjadi sebuah aplikasi web. Setelah akuisisi tambahan dari perusahaan visualisasi data geospasial dan analisis lalu lintas, Google Maps diluncurkan pada Februari 2005. Google Maps untuk seluler dirilis pada September 2008.

Bagaimanapun, pemetaan dan rekam gambar oleh Google juga menuai kritik karena dapat mengganggu privasi, terutama yang mencakup properti pribadi. Banyak yang berpikir bahwa Google sudah memiliki terlalu banyak data, lingkungan, hingga aktivitas online masyarakat.

Apalagi, di antara data pengguna itu dimanfaatkan untuk target iklan. Seperti diketahui, Google sebagian besar dari US$ 140 miliar pendapatan tahunan Google berasal dari iklan bertarget.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement