SBI Holding & Kejora Capital Siapkan Rp 423 Miliar Danai Startup RI

Fahmi Ahmad Burhan
5 Juni 2020, 10:57
investasi, jepang, startup, teknologi, digital, fintech
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.
Ilustrasi, dolar Amerika Serikat (AS). Investor asal Jepang SBI Holding dan Kejora Capital menyiapkan dana Rp 423 miliar untuk mendanai startup Indonesia.

Investor asal Jepang SBI Holdings dan Kejora Capital baru saja membentuk join venture capital bernama Orbit Fund. Perusahaan tersebut bakal mendanai startup Indonesia.

Untuk tahap awal, perusahaan menyiapkan dana sebesar US$ 30 juta atau Rp 423 miliar. Rencananya proses pendanaan akan ditutup pada 30 Juni 2020.  

Perusahaan bakal fokus pada investasi startup Indonesia di bidang supply chain, pendidikan, obat-obatan, barang-barang konsumsi dan retail, pertanian, fintech, dan media digital.

"Sejak investasi pertama kami dengan Kejora lebih dari tiga tahun yang lalu, kami terus memperkuat kepercayaan kami pada sektor teknologi Indonesia melalui investasi dan kemitraan," kata Presiden dan CEO SBI Holdings Yoshitaka Kitao dikutip dari Dealstret Asia pada Kamis (4/6).

SBI Holdings memang beberapa kali mendanai startup Indonesia. Salah satunya unicorn Tanah Air, Tokopedia, serta perusahaan fintech seperti Investree, Amartha dan Taralite.

(Baca: Normal Baru, Layanan Pesan Antar Perusahaan Digital Bersaing Ketat)

(Baca: Pemodal Ventura Buka-bukaan Startup yang Diincar saat Normal Baru)

Selain SBI Holding dan Kejora Capital, Orbit Fund didukung oleh high net worth individuals dan beberapa investor institusional di Jepang, Indonesia, Singapura, dan Eropa. Perusahaan tersebut bakal dipimpin oleh Billy Boen dan Shunichi Keida. Mereka juga didampingi Leon John Hermann, Yudi Anugrah, dan Richie Wirjan. 

Orbit Fund merupakan penerus Kejora Star Capital II yang diluncurkan pada 2016 lalu. Pada saat itu, perusahaan berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar US$ 80 juta.

Sebelumnya, Kejora meluncurkan Kejora Star Capital I pada 2014. Ada juga proyek dana pertumbuhan, InterVest Star Southeast Asia Growth Fund I yang diluncurkan pada 2018.

Dari berbagai proyek pendanaan itu, total dana kelolaan Kejora sebesar US$ 380 juta dan memiliki 35 perusahaan portofolio di seluruh Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Korea Selatan, dan Hong Kong.

(Baca: Video: Laris Manis Aplikasi Berobat Online saat Pandemi )

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...