Kominfo, Telkomsel, XL Sediakan Ribuan Menara 4G untuk UMKM di Desa

Fahmi Ahmad Burhan
25 Januari 2022, 13:49
umkm, 4g, telkomsel, xl, xl axiata, internet,
ANTARAFOTO/Syifa Yulinnas
Pekerja menyelesaikan pembuatan kerupuk tiram di rumah produksi Natural Food yang membawahi UMKM kerupuk tiram 'Kiboy Food'.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng Telkomsel dan XL Axiata dalam menyediakan layanan internet 4G di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Infrastruktur ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendigitalisasi bisnis.

Telkomsel dan XL akan memanfaatkan 7.904 Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo. "Penyediaan layanan dan pemeliharaan secara keseluruhan oleh mitra operator seluler terpilih," kata Direkur Utama BAKTI Anang Latif dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/1).

Kedua perusahaan telekomunikasi itu telah menandatangani kerja sama penyediaan layanan 4G di wilayah 3T. Penandatanganan kerja sama dengan XL berlangsung pada 15 Desember 2021, sementara Telkomsel 28 Desember 2021.

Telkomsel akan mengelola jaringan 4G di 7.772 titik. Sisanya dikelola oleh XL Axiata.

Anang berharap, kerja sama dengan Telkomsel dan XL Axiata bisa mendorong pemanfaatan jaringan internet 4G oleh masyarakat 3T secara produktif. "Khususnya di bidang usaha," katanya.

Dengan begitu, infrastruktur yang masif dibangun oleh pemerintah bisa selaras dengan transformasi ekonomi digital di masyarakat. "Jaringan internet ini kalau bisa dimanfaatkan untuk pelaku usaha on-boarding, ini bisa memperkuat perekonomian dan daya saing," ujarnya.

Menteri Kominfo Johnny G Plate juga mengatakan, kehadiran jaringan internet 4G di wilayah 3T akan memberikan dukungan ekonomi digital lainnya. "Ini penting. Tugas kami yakni enabler yang memungkinkan transformasi digital berjalan akseleratif," katanya.

Apalagi potensi ekonomi digital di Indonesia besar. Berdasarkan Google, Temasek, dan Bain & Company dalam laporan bertajuk e-Conomy SEA 2021, nilai ekonomi digital di Indonesia akan mencapai US$ 330 miliar atau setara Rp 4.736 triliun pada 2030.

Saat ini, baru sekitar 16 juta dari total 64 juta UMKM yang sudah go-digital atau on-boarding. "Harapannya pada akhir 2024, 30 juta UMKM on-board ke digital," katanya.

Namun, penyediaan akses internet di wilayah 3T membawa tantangan tersendiri misalnya geografis, penyesuaian adat setempat, tantangan administrasi birokrasi hingga keamanan.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, penyediaan layanan internet 4G di wilayah 3T akan melengkapi layanan Telkomsel, khususnya di wilayah Timur. "Ini semangat kami hadirkan kesetaraan akses broadband merata ke pelosok negeri," katanya.

Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, XL juga mempunyai visi agar akses digital tidak hanya dirasakan oleh mereka yang berada di kota besar. "Tapi juga oleh rekan di daerah remote atau 3T," katanya.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...