Tepis Kabar Mundur, Berikut Kinerja Menteri Kominfo Johnny Plate

Desy Setyowati
5 Januari 2023, 17:22
Kominfo, johnny g plate, reshuffle
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Menteri Komunikasi dan Informatika Ekonomi Johnny G Plate bersiap memimpin pembukaan Pertemuan Tingkat Menteri Ekonomi Digital (DEMM) Presidensi G20 Indonesia di Nusa Dua, Bali, Kamis (1/9/2022).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menepis kabar dirinya akan mundur dari jabatannya. Selama menjabat, ia menggelar jaringan internet generasi kelima alias 5G dan migrasi dari TV analog ke TV digital alias analog switch off (ASO).

"Mengingat informasi terkait tugas kami sebagai menteri Kominfo yang beredar luas di masyarakat, khususnya media sosial, kami sampaikan bahwa kami masih melaksanakan tugas dan fungsi yang dipercayakan oleh Bapak Presiden (Jokowi) sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju," kata Johnny dalam keterangan tertulis, dikutip dari Antara, Kamis (5/1).

Meski begitu, keputusan perombakan atau reshuffle kabinet merupakan kewenangan penuh dari Presiden Joko Widodo. “Sesuai konstitusi Indonesia," tambah dia.

Ia mengimbau semua pihak untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi tanpa terlebih dahulu mengecek kebenarannya.

"Marilah kita bersama menjaga agar informasi yang didistribusi dan ditransmisikan kepada masyarakat terlebih dahulu harus dikonfirmasi, agar akurasinya dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dia.

Johnny Plate menjabat sebagai menteri Kominfo sejak 23 Oktober 2019. Berikut rincian kinerja Kominfo di bawah kepemimpinannya yakni:

2020

  • 1.682 desa/kelurahan mendapatkan sinyal telekomunikasi bergerak atau BTS
  • Penambahan 30 spektrum frekuensi radio untuk layanan broadband
  • 33,7% peserta Digital Talent Scholarship dari Kategori Fresh Graduate Academy & Vocational School Graduate Academy tersertifikasi dan dapat diserap oleh industri
  • 213.143 masyarakat mendapatkan literasi bidang teknologi informasi dan komunikasi

Itu berdasarkan laporan kinerja Kominfo pada 2020

2021

  1. 1.418 atau 25,22% dari target 5.623 pembangunan menara BTS di wilayah 3T atau Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Non 3T
  2. Penambahan 90 spektrum frekuensi radio
  3. 15.556 atau 119% dari target 12.974 lokasi penyediaan akses internet broadband, termasuk 3T di kawasan prioritas
  4. 10,29% penyediaan pusat data Nasional dari target 20%
  5. Tujuh dari 226 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-undang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP) telah dibahas
  6. 70,67% jangkauan populasi penyiaran digital
  7. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 25,5 triliun atau 116% dari target
  8. Operator seluler mulai menyediakan 5G, yakni Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat

Itu berdasarkan laporan kinerja Kominfo pada 2021

2022

  • Mulai digelarnya migrasi dari TV analog ke TV digital
  • Jaringan 3G mulai dimatikan oleh beberapa perusahaan telekomunikasi
  • Mulai memblokir Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang belum terdaftar di Indonesia seperti PayPal, Dota 2, dan Steam

Reporter: Lenny Septiani

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...