Riset Jadi Kekuatan Ikat Indonesia Mendesain Fesyen Mickey Mouse

Fokus riset tim Ikat Indonesia, yaitu tren seni saat Mickey Mouse lahir, perpaduan karakter dengan tenun, dan segmen pasar yang dibidik.
Image title
22 Oktober 2018, 19:03
Disney Jakarta Fashion Week
Dini Hariyanti | KATADATA
Disney Indonesia menggandeng e-commerce maupun sejumlah label fesyen dalam negeri untuk memproduksi desain khusus sebagai bagian dari perayaan hari jadi Mickey Mouse ke-90. Fesyen edisi khusus ini diluncurkan dalam Jakarta Fashion Weel 2018.

Ikat Indonesia menghabiskan lima bulan mempersiapkan desain khusus untuk perayaan hari jadi Mickey Mouse ke-90 di Indonesia. Didiet Maulana selaku pendiri label fesyen ini menyatakan, modal utama adalah riset yang komprehensif.

"Kami siapkan riset terlebih dulu tentang apa yang ingin kami tampilkan. Di luar negeri, Disney ini gandeng nama brand besar seperti Gucci. Jadi, kami seperti membawa nama negara. Kami serius saat garap riset," tuturnya, di Jakarta, Senin (22/10).

(Baca juga: Cerita Didiet Maulana Rancang Busana Sri Mulyani hingga Lagarde)

Hasil riset yang dilakukan tim Ikat Indonesia fokus kepada tiga aspek, salah satunya adalah tren seni pada saat karakter Mickey Mouse lahir pada 1929. Didiet menyebutkan bahwa saat itu yang sedang naik daun adalah art deco.

Poin lain adalah bagaimana mengawinkan ikon Mickey Mouse dengan karakter tenun ikat. Nah, aspek terakhir ialah segmen pasar yang hendak dibidik, yakni ditetapkan menyasar kaum muda perkotaan.

Didiet membenarka bahwa proses memadukan ikon Mickey Mouse dengan karakter tenun ikat memiliki tantangan tersendiri. "Warna juga menantang untuk dipadukan," tuturnya.

(Baca juga: Tak Hanya Produk Fesyen Tenun, Sosok Perajin Juga Perlu Disorot)

Produk fesyen yang dibuat Ikat Indonesia, salah satunya kain bercorak tenun dengan motif Mickey Mouse pada salah satu sisinya. Kain ini dapat dipakai sebagai kerudung maupun scraft. Merek fesyen yang berdiri pada 2011 ini juga mendesain baju khusus untuk boneka Mickey.

Produk fesyen yang dirancang Ikat Indonesia dapat dibeli masyarakat melalui platform e-commerce JD.ID. Adapun, sejumlah pihak lain yang turut berkolaborasi adalah Matahari, PopU, Suqma, UBS Gold, Sogo, Alfamart, bahkan brand Zara dan Uniqlo.

Sementara itu, Creative Director Suqma Jenahara Nasution mengatakan bahwa pihaknya adalah merek fesyen muslim pertama di Asia Tenggara yang berkolaborasi dengan Disney. Desain Suqma dibanderol mulai Rp 300.000 per piece.

"Fokus kami tetap menghadirkan produk yang harganya terjangkau. Kami menyediakan variasi desain atasan maupun bawahan. Ini kolaborasi yang menarik," ujarnya.

(Baca juga: Peta Jalan IKM Fesyen Muslim Soroti Ketersediaan Bahan Baku)

Country Head Disney Indonesia Herry Salim menjelaskan, yang diangkat dari karakter Mickey Mouse terutama keceriaan sosok ini. Kolaborasi Disney dengan lebih dari 50 brand menghasilkan aneka produk, seperti fesyen, mainan, perlengkapan rumah, hingga personal care.

"Kami berusaha berkolaborasi untuk menghasilkan produk yang relevan dengan fans lokal. Evolusi Mickey Mouse kerap menjadi inspirasi dunia seni dan fesyen yang menghadirkan koleksi produk untuk remaja hingga dewasa," kata dia.

Karakter Mickey Mouse dibuat oleh The Walt Disney Company. Perusahaan hiburan dan media ini mulai memperkenalkan bisnisnya di Indonesia pada 2002 dengan meluncurkan Disney Channel.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait