PLTU Suralaya Show
Arief Kamaludin|KATADATA
Donang Wahyu
20 Mei 2016, 08:00

Uap Membubung di Suralaya, PLTU Terbesar di ASEAN

Asap mengepul dari sejumlah cerobong yang menjulang ke angkasa. Sebuah tanda bahwa mesin uap bergerak di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya. Terletak di Kota Cilegon, Propinsi Banten, pembangkit tersebut terhubung dalam sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali melalui transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 Kv. 

PLTU Suralaya dimiliki PT Indonesia Power, anak usaha PT Perusahan Listrik Negara. Total kapasitas pembangkit listrik tenaga uap terbesar di ASEAN itu 3.400 MW. Semua disumbang dari tujuh unit pembangkit, yaitu unit 1 - 4 berkapasitas  4 × 400 MW, dan unit 5 - 7 memiliki kapasitas 3 × 600 MW. (Baca juga: Tiga Poin Utama Revisi Rencana Pembangkit Listrik PLN).

Berbahan bakar batubara, pembangkit ini mengalirkan listrik ke Pulau Jawa, Madura, dan Bali. Sekitar seperempatnya untuk menerangi Propinsi Banten. Untuk menggerakkan mesin-mesin itu, PLTU Suralaya menghabiskan batu bara 35 ribu ton per hari. Empat dermaga dibangun guna berlabuhnya kapal-kapal pengangkut batubara dari luar Jawa.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.