Turunkan Polusi Udara, Jenewa Gratiskan Transportasi Publik
Transportasi umum di Jenewa, Swiss akan digratiskan untuk sementara waktu sebagai bagian dari serangkaian langkah yang bertujuan mengatasi lonjakan polusi udara di kota tersebut. Kebijakan untuk menggratiskan biaya transportasi publik itu merupakan yang pertama kali dilakukan di Swiss.
Jenewa, yang terletak di bagian barat Swiss yang berbahasa Prancis, sedang mengalami lonjakan polusi ozon yang parah. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), gas berbahaya itu dapat menyebabkan masalah pernapasan dan memicu sakit kepala serta serangan asma.
Sistem anti-polusi udara Kota Jenewa menunjukkan bahwa konsentrasi ozon telah melebihi ambang batas keamanan kesehatan lingkungan sebesar 180 mikrogram per meter kubik selama 24 jam, menurut pernyataan dari Kanton Jenewa.
Pada Selasa (12/8), suhu udara mencapai 37 derajat Celsius. Pemerintah mengeluarkan peringatan gelombang panas untuk bagian barat dan selatan Swiss.
"Suhu tinggi dan awan tipis menyebabkan polutan ozon menumpuk dan membutuhkan waktu lebih lama untuk tersebar," kata Kantor Lingkungan Kanton Jenewa kepada Reuters.
Warga dan Pengunjung Didorong Naik Transportasi Umum
Sebagai tanggapan, transportasi umum dibuat gratis untuk pertama kalinya di seluruh kanton, untuk mendorong warga dan pengunjung beralih dari mobil ke bus, trem, kereta api, dan perahu, guna mengurangi emisi lalu lintas.
“Langkah-langkah yang diambil dalam protokol darurat ini bertujuan untuk mengurangi emisi nitrogen oksida, terutama dengan mendorong penggunaan transportasi umum dan membatasi peredaran kendaraan yang paling mencemari,” kata kantor lingkungan hidup tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, otoritas lingkungan Kota Jenewa menyatakan penumpang tidak memerlukan tiket, dan pemeriksaan tiket akan ditangguhkan hingga polusi membaik.
Pemerintah Kota Jenewa juga mengeluarkan aturan bahwa antara pukul 06.00 hingga 22.00 waktu setempat, hanya kendaraan dengan emisi rendah yang diizinkan beroperasi di pusat kota.
