Schneider Electric Indonesia Raih Gold di Asia ESG Positive Impact Awards

Ajeng Dwita Ayuningtyas
17 November 2025, 15:21
Schneider Electric Indonesia meraih predikat Gold dalam Asia ESG Positive Impact Awards 2025
Schneider Electric Indonesia
Schneider Electric Indonesia meraih predikat Gold dalam Asia ESG Positive Impact Awards 2025
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Schneider Electric meraih penghargaan Gold di Asia ESG Positive Impact Awards 2025 untuk kategori supply chain management. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang memberi dampak positif dari penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG).

Schneider Electric menjadi perwakilan Indonesia dalam komitmen global Net-Zero Carbon dengan mengembangkan peta jalan dekarbonisasi operasional internal hingga tahun 2030. Upaya ini mencakup peningkatan target efisiensi energi setiap tahun, serta penggunaan 100% energi terbarukan di seluruh fasilitas manufaktur dan distribusi. 

Pengumuman penerima penghargaan dilakukan pada Asia ESG Summit 2025, yang diselenggarakan Star Media Group di Malaysia, pada awal November kemarin. 

“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya kolektif seluruh tim Schneider Electric Indonesia dan mitra kami dalam mewujudkan rantai pasok yang berkelanjutan,” ujar President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan, dalam siaran pers, Senin (17/11).

Komitmen tersebut juga diperluas ke seluruh rantai pasok dan konsumen, melalui solusi digital ramah pengguna untuk memantau konsumsi energi dan pengelolaan emisi. 

Melalui inisiatif Zero Carbon Project, Schneider Electric menargetkan pengurangan emisi CO2 sebesar 50% dari 1.000 pemasok utama pada 2025. Upaya ini diiringi program edukasi untuk membantu mereka menurunkan emisi operasional dengan penerapan solusi EcoStruxure.

Transformasi berkelanjutan turut diwujudkan melalui penggunaan kemasan ramah lingkungan berbahan daur ulang dan sistem kemasan yang dapat digunakan kembali. Ini sejalan dengan upaya mendorong konsumsi yang lebih bertanggung jawab di seluruh ekosistem bisnis. 

Selain itu, program Net-Zero Commitment yang dilakukan perusahaan telah berdampak nyata. Selama fase uji coba, Schneider Electric berhasil menurunkan emisi karbon hingga 64%, mengurangi limbah karton sebesar 15,2%. Selain itu, Schneider Electric mencatat penghematan biaya kemasan sekitar US$285.000 atau Rp4,7 miliar (kurs Rp16.730/US$) per tahun dengan periode pengembalian investasi 1,7 tahun. 

Selain manfaat lingkungan dan finansial, inisiatif ini juga memberikan manfaat operasional dengan meningkatkan efisiensi energi di fasilitas Schneider Electric hingga 12%, dengan target mencapai 15% pada 2025.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...