Gandeng CATL Bangun Pabrik Baterai, IBC akan Genggam Saham 30-40%

Muhamad Fajar Riyandanu
11 Mei 2022, 18:57
ibc, pabrik baterai kendaraan listrik, catl,
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging, Central Parking Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (25/3/2022).

PT Indonesia Battery Corporation (IBC) dan PT Aneka Tambang (ANTAM) menjalin kerjasama dengan produsen baterai asal Cina, Contemporary Amperex Technology (CATL) untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik senilai US$5,97 miliar atau Rp 85,77 triliun.

Walau nilai investasi yang dibutuhkan sudah tertera, Direktur Utama IBC Toto Nugroho mengatakan bahwa komposisi pembaiayaan proyek dari masing-masing perusahaan belum dapat diungkapkan karena masih dalam tahap finalisasi.

"Secara garis besar untuk pengerjaan downstream atau pengolahan bahan mentah menjadi bahan jadi, IBC dan Antam akan menjadi pemegang saham minoritas. Tapi di atas 30% sampai 40%. Itu komposisi sahamnya," kata Toto dalam Mining Zone CNBC pada Rabu (11/5).

Sebaliknya, dari sisi pertambangan nikel, Indonesia akan menjadi pemilik saham mayoritas. Adapun cakupan proyek ini berupa penambangan nikel, pengolahan bijih nikel, produksi bahan baku hingga produksi baterai hingga proyek daur ulang baterai.

Perihal tempat atau lokasi pabrik, waktu pengerjaan dan kapasitas produksi maupun pengolahan masih dalam tahap studi. Nilai investasi sebesar US$ 5,97 miliar akan digunakan untuk berbagai keperluan seperti membangun infrastruktur pertambangan nikel senilai hampir US$ 1,5 miliar hingga US$ 2 miliar.

Selanjutnya ada pembangunan smelter yang difungsikan untuk mengolah bijih nikel serta pengadaan pabrik kimia untuk menghasilkan konsentrat nikel M-sulfat yang menenal biaya US$ 1,5 miliar. Untuk menjadi baterai kendaraan listrik, nikel M-sulfat diolah material katoda dan menjadi baterai ion lithium.

"Juga ada proses daur ulang baterai yang sudah tak lagi digunakan untuk diolah kembali menjadi bahan baku. Ini penting untuk keberlanjutan," kata Toto.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...