Gandeng Finlandia, PLN IP Kembangkan Geothermal hingga Energi Hidro

Mela Syaharani
31 Januari 2024, 13:55
pln ip, geothermal, panas bumi, energi bersih, biomassa
Katadata
Ilustrasi panas bumi.
Button AI Summarize

PT PLN Indonesia Power (PLN IP) mengatakan menjajaki kerja bersih dengan Finlandia di sektor energi bersih. Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN IP, Bernadus Sudarmanta mengatakan akan mencoba bekerja sama pada bidang panas bumi atau geothermal.

“Terkait dengan renewable energi dengan Finlandia, salah satunya kami akan coba jajaki kerja sama bidang geothermal panas bumi, juga mungkin bidang untuk biomassa sama hydro,” kata Bernadus saat ditemui di Kementerian ESDM pada Rabu (30/1).

Bernardus mengatakan, terkait rincian rencana kerja sama ini belum dibahas lebih lanjut. Termasuk penentuan lokasi mana kerja sama dengan Finlandia ini akan dilaksanakan. “Kalau lokasinya belum kami tentukan. Tapi memang ada bada 21 lokasi geothermal yang mungkin nanti dipilih salah satunya dengan Finlandia,” ujarnya.

Bernardus menyebut, pemilihan kerja sama dengan Finlandia dalam bidang geothermal di latar belakangi oleh pengalaman yang dimiliki. “Finlandia terkenal banyak sumber air panas dan panas bumi, jadi dia akan punya pengalaman di dalam mengelola geothermal,” ucapnya.

Selain geothermal, Bernardus juga menyebutkan bidang kerja sama yang akan dilakukan bersama Finlandia. “Sama Finlandia ini banyak ya, salah satu yang memang sudah terjalin itu untuk teknologi gas engine, banyak produknya finland yang sudah terpakai,” kata dia.

Dengan banyaknya produk Finlandia yang sudah terpakai, menurut Bernardus hal ini membuka peluang baru untuk masalah transisi energi.

“Kedepan mungkin akan ada upaya untuk mengganti mesin dari Finlandia yang masih menggunakan bahan bakar solar ataupun pakai natural gas. Kedepan bisa diubah menjadi menggunakan bahan bakar hidrogen agar lebih ramah lingkungan,” ujar Bernardus.

Akan tetapi, Bernardus mengatakan terkait rencana perubahan bahan bakar ini belum ada target yang ditentukan. “Konversi dari gas ke hidrogen targetnya belum ada. Cuman kendalanya masih terkait keekonomian karena green hidrogen masih mahal,” ucap Bernardus.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan pemerintah Finlandia dalam rangka mensukseskan transisi energi. Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan telah beberapa kali melakukan pertemuan bersama pemerintah Finlandia untuk membicarakan kolaborasi khususnya di sektor energi.

“Finlandia merupakan negara yang kaya akan teknologi pengetahuan, berpadu dengan negara kita yang kaya akan populasi dan sumber daya alam. Kombinasi ini akan bermanfaat dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Finlandia,” ujarnya dalam acara Smart Energy Working Group Day di Kementerian ESDM, Selasa (30/1).

Arifin menyebut kedua negara ini telah melakukan berbagai kegiatan dan program yang akan mendorong investasi dan kolaborasi Finlandia dengan perusahaan-perusahaan Indonesia, terutama di sektor energi.

“Keahlian Finlandia yang luas dan teknologi canggih di sektor energi bersih serta efisiensi energi dapat berkontribusi secara signifikan peta jalan atau roadmap cita-cita Indonesia menuju Net Zero Emission pada 2060,” ujarnya.

Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...