Pasar Nantikan Arah Suku Bunga dan Dividen 2 Bank Kakap Pekan Ini
Berbicara tentang sentimen pasar pada 4-8 Maret 2024, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Dimas Krisna Ramadhani menyebutkan ada tiga sentimen yang wajib diperhatikan para investor saham di pekan ini.
Yakni Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) big banks, pandangan ketua bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dalam penentuan tingkat suku bunga, dan non-farm payroll AS bulan Februari.
Terkait sentimen big banks pada minggu ini, ada dua yang akan menggelar RUPS yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada 7 Maret dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada Senin (4/3) ini. Lalu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada 14 Maret pekan depan. Di mana salah satu agendanya akan membahas mengenai rencana pembagian dividen untuk tahun buku 2023.
Pada Jumat (1/3) lalu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sudah melakukan RUPS dan sepakat untuk membagikan dividen untuk tahun buku 2023 sebesar Rp 235 per saham setara 3,8% dividend yield atau 80% payout ratio.
"Hal ini menjadi katalis positif bagi indeks dan juga yang ditunggu oleh pelaku pasar mengenai pembagian dividend big banks. Pasalnya kenaikan yang terjadi pada IHSG dalam dua bulan pertama di 2024, ditopang oleh sektor keuangan dan hal ini diprediksi menjadi sentimen positif untuk kembali membuat IHSG naik dan mencetak rekor tertinggi baru," tulisnya dalam riset, Senin (4/3).
Sentimen selanjutnya terkait pandangan Jerome Powell dalam penentuan tingkat suku bunga, yakni pada Rabu dan Kamis mendatang yang akan menyampaikan pandangannya terkait kondisi ekonomi termasuk inflasi yang terjadi di AS selama sebulan terakhir. Pandangan ini akan sangat berpengaruh terhadap indeks dan menjadi arah kebijakan sebelum pertemuan FOMC berikutnya yang dilakukan The Fed pada 21 Maret mendatang.
Pelaku pasar menurutnya dapat mengantisipasi apa yang akan dilakukan oleh The Fed pada FOMC mendatang melalui pandangan yang disampaikan Powell pada Rabu dan Kamis esok.
“Pelaku pasar berharap bahwa tingkat inflasi dapat segera terkendali dengan semakin mendekati target yakni 2%, sehingga suku bunga acuan dapat segera turun dan berimbas positif bagi indeks saham,” kata Dimas.
Selain merekomendasikan tiga saham bank tersebut untuk diperdagangkan pada pada pekan ini, Dimas juga merekomendasikan saham lainnya.
Seperti buy PT Indosat Tbk (ISAT) dengan support 11.000 dan resistance 13.00, buy on pullback PT AKR Corporindo Tbkk (AKRA) dengan support 1.675 dan resistance 1.850. Serta buy on pullback PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) dengan support 1.105 dan resistance 1.240.
