Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa (24/2) diproyeksikan melemah berkisar Rp 16.750-16.900 setelah beberapa pernyataan hawkish dari pejabat The Fed.
Indeks saham Wall Street di AS ditutup turun tipis perdagangan Rabu (11/2). Pelemahan terjadi seiring meningkatnya ekspektasi investor bahwa The Fed akan memperlambat laju pemangkasan suku bunga.
Wall Street turun di tengah sikap investor yang menyambut positif keputusan Presiden AS Donald Trump menunjuk Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve.
Tekanan terhadap aset kripto, termasuk bitcoin, terjadi seiring menguatnya dolar AS, menyusul terpilihnya mantan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh sebagai ketua bank sentral AS yang baru.
Trump mengatakan perjalanan panjang selama lima bulan untuk mencari calon pengganti Gubernur The Federal Reserve (The Fed) saat ini, Jerome Powell, akan segera berakhir.