IHSG Diprediksi Menguat Jelang Libur Lebaran, Analis Jagokan BBCA-ADRO

Ringkasan
- IHSG diprediksi menguat pada perdagangan Jumat terpengaruh oleh potensi perubahan kebijakan moneter dari Federal Reserves dan fokus pasar pada harga komoditas energi terutama minyak, serta respons pasar terhadap hasil pertemuan ECB yang terlihat melunak terhadap pandangan kebijakan moneter di 2024.
- Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk perdagangan, meliputi saham dari perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Mandiri Tbk, serta saham dari berbagai sektor lain seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk dan PT XL Axiata Tbk. Sementara itu, MNC Sekuritas juga memberikan rekomendasi buy on weakness pada beberapa saham seperti PT Adaro Energy Indonesia Tbk dan PT Delta Dunia Makmur Tbk dengan harga terdekat yang spesifik.
- IHSG sebelumnya menutup perdagangan dengan kenaikan, didorong oleh mayoritas saham yang mengalami kenaikan dan dipimpin oleh sektor barang baku. Indeks sektoral IDX-IC melaporkan kenaikan di sembilan sektor, sementara sektor energi menunjukkan penurunan. Data perdagangan saham mencatat transaksi sebesar Rp11,69 triliun dari 14,72 miliar lembar saham yang berpindah tangan.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (5/4). Pasar akan mencermati perkembangan potensi perubahan arah kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserves atau The Fed.
"Saat ini, harga komoditas energi, khususnya minyak akan menjadi fokus pasar," kata Phintraco Sekuritas dalam keterangan resminya Jumat (5/4).
Selain itu, pasar merespon hasil pertemuan European Central Bank (ECB) atau Bank Sentral Eropa pada Kamis (4/4) waktu setempat. Dengan realisasi inflasi Euro Area yang berada di bawah ekspektasi di Maret 2024, ECB terlihat mulai melunak terkait pandangannya terhadap arah kebijakan moneter di 2024.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Selain itu, Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Sementara itu, MNC Sekuritas memprediksi jika IHSG diprediksi akan menguat kembali untuk menguji di level 7.432-7.600.
MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dengan harga terdekat 2.690. Lalu buy on weakness pada saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dengan harga terdekat di 825.
Selanjutnya buy on weakness pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan haga terdekat di 162. Terakhir buy on weakness pada saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) dengan harga terdekat di 424.
IHSG Ditutup Menguat
Sebelumnya, IHSG menguat 87,55 poin atau 1,22% ke level 7.254,39 pada penutupan perdagangan Kamis (4/4/2024). Penguatan indeks hari ini salah satunya imbas mayoritas saham ditutup naik.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dipimpin sektor barang baku sebesar 2,93%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor keuangan yang masing- masing naik sebesar 1,15% dan 0,93%.
Sementara itu dua sektor terkoreksi, dipimpin sektor energi yang minus 0,15%, diikuti sektor energi yang turun sebesar 0,12%.
Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham di bursa dalam negeri hari ini sebanyak 953,54 ribu kali transaksi.
Total saham berpindah tangan mencapai 14,72 miliar lembar dengan nilai transaksi sekitar Rp11,69 triliun.