IHSG Diprediksi Bergerak Bervariasi, Analis Jagokan Saham MEDCO, HMSP dan TLKM
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak bervariasi pada perdagangan Rabu (5/11), setelah sebelumnya ditutup melemah 0,40% ke level 8.241 pada perdagangan Selasa (4/11).
Analis menyebut pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen, mulai dari rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025 hingga rebalancing MSCI yang dijadwalkan pada 5 November waktu Eropa Tengah (CET).
Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak bervariasi dengan indikasi teknikal yang masih menunjukkan ketidakpastian arah.
“Histogram MACD masih berada di area negatif namun mulai datar, dengan potensi terjadinya golden cross. Sementara itu, stochastic RSI bergerak di area pivot,” ujar analis Phintraco Sekuritas dalam riset yang dikutip Rabu (5/11).
Volume jual juga disebut masih mendominasi, diperkuat oleh garis AD yang menunjukkan adanya distribusi saham. Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak mixed di kisaran level 8.150–8.350.
"Phintraco memperkirakan level support IHSG berada di 8.250 dan resistance di 8.350," tulis riset tersebut.
Dari sisi sentimen ekonomi, investor akan mencermati data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2025 yang diproyeksikan tumbuh 5,2% secara tahunan (year on year/yoy). Namun, pertumbuhan ini diperkirakan lebih lambat secara kuartalan (quarter on quarter/qoQ) sebesar 1,6% dari 4,04% sebelumnya.
Selain itu, pasar juga menantikan hasil rebalancing MSCI, yang berpotensi mengubah komposisi saham-saham unggulan dan memicu aksi jual-beli di sejumlah emiten besar.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati investor hari ini, yakni PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Indosat Tbk (ISAT).
Investor Cermati Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan secara teknikal, IHSG berada dalam fase bullish consolidation atau tren kenaikan setelah rebound dari MA60.
“Indikator stochastic KD dan RSI menunjukkan sinyal positif, serta MA20 dan MA60 masih dalam positif crossover,” kata Nafan.
Dari sisi eksternal, ia menilai pasar akan mencermati rebalancing MSCI, dinamika government shutdown di Amerika Serikat, serta berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember 2025.
“Tiga faktor ini akan menjadi sentimen utama pergerakan IHSG hari ini,” ujarnya.
Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menunggu data pertumbuhan ekonomi kuartal III yang diperkirakan tumbuh 5%–5,1%, terutama ditopang oleh kinerja ekspor yang solid.
Nafan merekomendasikan tiga saham yang dapat diperhatikan investor hari ini, yakni
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), beli di harga 436-444 dengan target harga ke level 450, 464 dan 530- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), beli di harga 23,050-23.350 dengan target harga ke level 23.775, 24.300 dan 26.000
- PT United Tractors Tbk (UNTR), beli di harga 26.775-27.275 dengan target harga ke level 27.825, 28.100 dan 28.875.
