Bank Mandiri Kembangkan Super App untuk Pasar Milenial dan Gen Z

Padjar Iswara
Oleh Padjar Iswara - Tim Publikasi Katadata
20 Agustus 2021, 19:23
Kontraprestasi Mandiri
Mandiri

Salah satu keunggulan dari dari Livin’ by Mandiri di masa pandemi ini adalah nasabah bisa mengurangi kunjungan ke channel fisik baik kantor cabang/kantor cabang pembantu atau mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan beralih ke aplikasi Livin’ by Mandiri gadget untuk mengakses berbagai layanan perbankan.

Sejauh ini, transaksi melalui aplikasi Livin' by Mandiri sudah lebih tinggi dari transaksi melalui ATM Bank Mandiri dan ATM Bersama. Pada kuartal II-2021, transaksi di ATM mencapai Rp210 triliun, sedangkan transaksi melalui Livin' by Mandiri sudah melampaui lebih dari 1,5 kali lipat yakni mencapai Rp388 triliun. 

Dari sisi jumlah transaksi, Livin' by Mandiri juga lebih digemari nasabah dengan total transaksi finansial yang menembus 235 juta per kuartal II 2021. Melampaui transaksi di ATM Bank Mandiri yang mencapai 206 juta transaksi pada periode yang sama.

Tingginya respons masyarakat terhadap layanan Livin’ by Mandiri membuat Bank Mandiri semakin memperkuat komitmennya untuk melakukan upgrade aplikasi Livin sehingga bertransformasi menjadi super app perbankan kuartal terakhir tahun ini. 

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Panji Irawan menambahkan, Livin’ by Mandiri versi baru akan menjadi super app yang menyediakan semua layanan perbankan dalam satu platform, tanpa harus berpindah antar aplikasi atau platform saat melakukan transaksi atau aktivitas perbankan lainnya. Dengan super app Livin’, nasabah Bank Mandiri akan meraih manfaat yang luar biasa dalam seluruh aktivitas transaksi finansial, termasuk gaya hidup digital,” katanya.

Lewat aplikasi Livin’ by Mandiri, Bank Mandiri bersiap untuk menjadi penyedia layanan jasa keuangan (tabungan, deposito, wealth management, dan obligasi negara), asuransi, reksa dana, kartu kredit, kartu kredit tambahan, hingga pinjaman, sekaligus mendorong pertumbuhan dengan bisnis model ekosistem kemitraan yang dapat dijalin dengan perusahaan teknologi finansial (fintech) dan termasuk kolaborasi dengan pelaku-pelaku usaha dari sektor industri lainnya.

Melalui super app ini, Bank Mandiri akan mampu menghadirkan kebutuhan layanan bagi para nasabah dari kalangan milenial dan Gen Z mulai dari kebutuhan gaya hidup, seperti marketplace, travel, pembelian tiket, pemesanan hotel, e-commerce, pembelian pulsa/paket data, top-up e-money/e-wallet, hingga pembayaran tagihan (listrik, telepon, air, dan lain-lain), serta pembiayaan pendidikan, asuransi dan bahkan untuk layanan publik (BPJS dan pajak).

Lebih jauh, Livin’ by Mandiri versi baru juga akan menjadi super app yang bisa terintegrasi dengan transaksi wholesale dan mendorong penerapan open banking API (Mandiri API) yang lebih luas dengan mitra-mitra Bank Mandiri. Harapannya, Bank Mandiri bisa mendorong pertumbuhan ekosistem digitalnya sekaligus mengakselerasi peralihan nasabah dari kantor cabang atau gerasi fisik lain ke layanan digital berbasis aplikasi.

Dengan semakin banyaknya trasaksi perbankan dilakukan secara digital, fee base income akan menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi Bank Mandiri. “Dengan kata lain, super app Livin’ terbaru menjadi salah satu model bisnis perbankan andalan Bank Mandiri untuk menjawab disrupsi digital di sektor finansial dan perbankan,” ujar Timothy Utama.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...