Belum Capai Target, Lebih 10 Juta Pedagang Adopsi QRIS Tahun Ini

Happy Fajrian
24 September 2021, 19:29
qris, bank indonesia, fintech
ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/aww.
Penumpang membayar ongkos becak motor (bentor) dengan menggunakan pembayaran digital di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Gorontalo, Minggu (8/11/2020).

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa QR Code Indonesian Standard atau QRIS telah digunakan oleh 10,45 juta pedagang atau merchant sampai dengan 17 September 2021. BI menargetkan tahun ini 12 juta merchant mengadposi QRIS.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendarta mengatakan bahwa pengguna terbanyak sistem pembayaran QR Code ini merupakan pengusaha mikro, kecil, dan menengah alias UMKM.

Advertisement

“Jadi QRIS telah dinikmati berbagai segmen dari pedagang kaki lima, toko terkemuka di mall, hingga tempat ibadah,” ujarnya dalam Webinar Implementasi Pembayaran Digital melalui QRIS bagi UMKM, Jumat (24/9).

Filianingsih yang juga Asisten Gubernur BI ini menyampaikan bahwa merchant pengguna QRIS tersebar di 480 kabupaten/kota di Indonesia dan 66 penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) yang terdiri dari 38 bank, 24 non-bank, dan 4 switching.

BI juga menggenjot penggunaan QRIS pada program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Berwisata di Indonesia saja. Fitur QRIS juga terus dikembangkan untuk memperluas akseptasi dan memberikan kemudahan bagi user maupun merchant.

Pada 2021 ini, BI mengembangkan fitur QRIS Crossborder atau lintasnegara dan fitur QRIS TTS (Transfer, Tarik, dan Setor). “Tentunya akan membantu UMKM bukan hanya secara offline tapi juga online termasuk nanti e-commerce antar negara serta turis asing yang datang bisa didukung dengan QRIS antar negara,” kata Filianingsih.

Halaman:
Reporter: Antara
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement