Cash Flow adalah Arus Kas, Pahami Jenisnya

Image title
8 Februari 2022, 14:42
Ilustrasi seseorang melakukan perhitungan cash flow atau arus kas. Cash flow adalah arus kas yang menunjukkan perputaran uang masuk dan keluar yang diterima perusahaan sebagai hasil menjalankan bisnis.
Pexels/Mikhail Nilov
Ilustrasi seseorang melakukan perhitungan cash flow atau arus kas

Dalam perekonomian dikenal istilah cash flow yang penting untuk dipahami. Cash flow adalah arus kas yang menunjukkan perputaran uang masuk dan keluar yang diterima perusahaan sebagai hasil menjalankan bisnis. 

Menurut Downes & Goodman (1999) sebagaimana dikutip dalam Analisa Laporan Keuangan (2017), cash flow adalah suatu analisis dari semua perubahan yang mempengaruhi kas dalam kategori operasi, investasi, dan keuangan.

Advertisement

Laporan cash flow adalah laporan yang menyajikan ikhtisar terinci dari semua cash flow masuk dan cash flow keluar selama periode tertentu. Laporan cash flow (statement of cash flow) merupakan jumlah uang yang mengalir masuk atau keluar dari perusahan.

Dalam laporan arus kas dapat dilihat bagaimana uang kas dihasilkan dari penggunaan aset dan bagaimana uang tersebut dibayarkan kepada pihak yang mendanai (kreditor atau pemegang saham) untuk pembelian aset melalui cash flow from asset (CFFA).

Mengutip Strategi Bisnis Take Over (2011), cash flow dalam sebuah bisnis diibaratkan sebagai darah yang terus mengalir dalam tubuh bisnis tersebut. Jika tidak ada cash flow, bisnis tidak dapat menyuplai demi perkembangannya.

Kestabilan cash flow penting dijaga karena berpengaruh dalam menghasilkan capital gain, yaitu keuntungan yang didapatkan dari selisih harga beli dan harga jual.

Jenis Cash Flow

Bersumber dari buku Manajemen Keuangan (2021), terdapat beberapa jenis cash flow yang dijelaskan sebagai berikut.

1. Operational cash flow (aliran kas operasional)

Kelompok ini meliputi kas yang diterima (pemasukan) dan kas yang dibelanjakan (pengeluaran) untuk aktivitas bisnis dari proyek atau perusahaan. Pemasukan dapat bersumber dari hasil penjualan produk, layanan, atau dari pinjaman untuk penguatan modal kerja (working capital).

Pengeluaran meliput pembayaran gaji pegawai dan buruh, pembelian bahan baku, biaya listrik dan sumber energi, pemeliharaan dan perbaikan, biaya distribusi, dan biaya overhead. Agar proyek atau perusahaan berada pada kondisi sehat dan menguntungkan, nilai bersih dari aliran kas operasional harus positif.

2. Investment Cash Flow (Aliran Kas Investasi)

Jenis ini merupakan kas yang diterima dari penjualan aset berumur panjang atau kas yang dikeluarkan untuk belanja modal, seperti investasi, akuisisi, dan pembiayaan aset berumur panjang.

3. Financing Cash Flow ( Aliran Kas untuk Pendanaan)

Kelompok ini terdiri atas:

Halaman:
Editor: Safrezi
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement