Utang BUMN Karya Menumpuk di Bank, OJK Peringatkan Soal Risiko Kredit

Patricia Yashinta Desy Abigail
9 Juni 2023, 15:21
Utang BUMN Karya Menumpuk di Bank, OJK Peringatkan Soal Risiko Kredit
Agung Samosir | Katadata
OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti perihal menumpuknya beban utang perusahaan BUMN Karya di  industri perbankan Tanah Air. Regulator menyebut, sejumlah bank akan terguncang dari sisi permodalannya seiring besarnya eksposur kredit mereka ke BUMN karya yang gencar membangun pelbagai proyek infrastruktur. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan selalu mengawasi perkembangan BUMN karya. Menurut Dian, dari sisi nominal, eksposur kredit BUMN Karya lebih banyak berasal dari Bank BUMN ketimbang bank swasta. 

Advertisement

"Kami memantau perkembangan BUMN Karya tersebut berdasarkan sampling pemeriksaan, laporan keuangan BUMN Karya yang tersedia secara publik, dan informasi lainnya termasuk yang tersedia di media," kata Dian dalam keterangan resminya, Jumat (9/6).

Salah satu BUMN karya, PT Waskita Karya Tbk misalnya mempunyai utang ke PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) senilai Rp 7,51 triliun atas perjanjian restrukturisasi induk atau master restructuring agreement (MRA).

Kemudian, utang senilai Rp 4,55 triliun kepada PT Bank Mandiri Tbk, lalu utang Rp 2,64 triliun kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sebesar Rp 2,03 triliun.

Tidak hanya berutang ke bank pemerintah, Waskita juga tercatat memiliki utang jangka panjang di sejumlah bank-bank swasta. OJK menilai, bank swasta mungkin terdampak cukup signifikan terutama karena pembentukan cadangan (CKPN) yang secara umum ukurannya relatif lebih rendah dari bank BUMN. 

Halaman:
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement