Data Ekspor Impor Membaik, Rupiah Malah Jatuh ke Rp 14.587 per US$

Agatha Olivia Victoria
15 Juli 2020, 17:03
rupiah, nilai tukar, hubungan as-tiongkok, kurs rupiah, 1 dolar berapa rupiah
ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.
Ilustrasi. Rupiah melemah di tengah penguatan mata uang Asia.

Selain itu, Ibrahim mengungkapkan ada kecemasan kenaikan tensi kedua negara ekonomi terbesar dalam kasus Hong Kong. Presiden AS Donald Trump mengatakan telah meneken aturan untuk mengenakan sanksi terhadap Tiongkok atas campur tangan Negeri Panda di Hong Kong. "Dia juga mengatakan telah menekan perintah eksekutif untuk mengakhiri status keistimewaan Hong Kong," ujarnya.

(Baca: Ekonomi Terpukul Corona, Penduduk Miskin RI Bertambah Jadi 26,43 Juta)

Sentimen-setimen eksternal tersebut menekan kurs rupiah hari ini. Padahal, menurut Ibrahim, data internal RI sudah membaik tercermin dari surplus neraca dagang Juni 2020 sebesar US$ 1,27 miliar. 

"Intervensi BI di pasar valas, obligasi dan SUN dalam perdagangan DNDF juga kurang membuahkan hasil sehingga berdampak terhadap keluarnya arus modal asing dari pasar dalam negeri," kata dia.

Dalam perdagangan esok hari, ia memperkirakan rupiah kemungkinan masih akan bergejolak dan mengalami pelemahan yang cukup tajam di level Rp 14.550-14.600 per dolar AS.

Halaman:
Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agustiyanti
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...