Modal Asing Kabur, Neraca Pembayaran Kuartal I Defisit US$ 1,8 Miliar

Agustiyanti
20 Mei 2022, 12:10
neraca pembayaran, modal asing, neraca transaksi modal dan finansial
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/rwa.
Ilustrasi. BI mencatat neraca perdagangan barang surplus US$ 11,1 miliar, lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai US$ 12,5 miliar.

Di sisi lain, BI mencatat defisit neraca pendapatan primer turun dari US$ 8,9 miliar pada kuartal IV 2021 menjadi US$ 8 miliar pada kuartal 1 2022.  

Adapun transaksi modal dan finansial yang masih mencatatkan defisit akibat aliran keluar investasi portofolio seiring meningkatnya ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina serta rencana percepatan normalisasi kebijakan moneter di negara maju. Investasi portofolio defisit US$ 2,9 miliar, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya US$ 5 miliar. 

Erwin juga mencatat transaksi investasi lainnya mengalami defisit yang lebih besar akibat peningkatan piutang dagang dan penempatan ke aset valas sejalan dengan masih tingginya aktivitas ekspor. Defisitnya mencapai US$ 3,4 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini, membengkak dari US$ 1 miliar pada kuartal keempat tahun lalu. 

Sementara itu, investasi langsung mencatatkan aliran modal masuk mencapai US$ 4,5 miliar pada kuartal I 2022, lebih besar dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai US$ 3,8 miliar. 

"Ke depan, BI senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek neraca pembayaran dan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas perekonomian," kata Erwin. 

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...