Jokowi Sulit Capai Target Kemiskinan Ekstrem 0%, Ini Data-data BPS

Abdul Azis Said
30 Januari 2023, 12:15
kemiskinan, kemiskinan ekstrem, bps, jokowi
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.
Ilustrasi. Presiden Joko Widodo menargetkan kemiskinan ekstrem turun menjadi 0% pada 2024.

Penurunan angka kemiskinan selama tiga tahun terakhir melambat dibandingkan sebelum pandemi. Pada 2019, angka kemiskinan ekstrem bahkan bisa turun hingga 0,9 poin persentase menjaid 2,7%. 

"Kalau kita melakukan business as usual, ini agak sulit mencapai target pemerintah. Tapi kita perlu berupaya melakukan percepatan dan tata kelola baru agar bisa capai target 2024, baik untuk kemiskinan maupun kemiskinan ekstrem," kata Margo.

Ia menyebut perlu transformasi tata kelola data yang semakin baik untuk membantu memetakan masyarakat yang daat dikategoriksan miskin ekstrem. Salah satu upaya perbaikan data kependudukan itu lewat program Regsosek yang tengah dijalankan BPS. 

Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta para kepala daerah untuk aktif menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Sekalipun angka rata-rata nasional terus turun, tapi Jokowi menilai masih ada daerah dengan angka kemiskinan ekstrim yang cukup tinggi. Kepala Negara mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk mengacu data kemiskinan ekstrem di setiap daerah dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem tersebut. 

"Sebanyak 14 provinsi angka kemiskinan ekstremnya di atas angka nasional. Saya kira saya tidak usah menyampaikan lagi intervensi apa yang harus dilakukan. Semua pemerintah daerah sudah tahu," kata Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia 2023, Selasa (17/1).

Halaman:
Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...