Pengusaha Sawit Waspada Aturan Deforestasi Eropa

Andi M. Arief
20 Februari 2024, 13:38
CPO, harga CPO, deforestasi
ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/nym.
Ilustrasi. Penjualan CPO Indonesia di Eropa terganjal oleh aturan deforestasi Uni Eropa.
Button AI Summarize

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau Gapki menilai Peraturan Deforestasi Uni Eropa atau EUDR belum memiliki pengaruh ke industri sawit nasional. Meski demikian, para pengusaha tetap mewaspadai dampak dari beleid tersebut. 

Ketua Umum Gapki Eddy Martono mencatat, ekspor minyak sawit mentah atau CPO dan turunannya ke Eropa mencapai 3,7 juta ton pada 2023. Angka tersebut susut 9,75% dari capaian tahun sebelumnya sebanyak 4,1 juta ton.

Eddy menilai, pasar pengganti Eropa akan sulit dicari lantaran volumenya yang cukup besar. Walau demikian Eddy mengaku tetap mencari pasar nontradisional untuk menggantikan pasar Eropa.

"Negara-negara di Afrika masih bisa ditingkatkan penjualannya. Namun kami tidak bisa meremehkan EUDR karena aturan ini bisa mempengaruhi negara-neagra lain," kata Eddy kepada Katadata.co.id, Selasa (20/2).

Eddy berpendapat EUDR telah membuat Amerika Serikat mulai mempermasalahkan CPO lokal. Namun, volume impor CPO Amerika Serikat dari Indonesia belum sebanyak Eropa.

Ia pun mewaspadai langkah Amerika Serikat agar tidak merembet ke negara-negara lain. Berdasarkan data Gapki, volume ekspor CPO ke Amerika Serikat pada  Januari-Oktober 2023 mencapai 1,9 juta ton atau naik 102%.

Gapki mendata, Amerika Serikat adalah pasar ketujuh CPO nasional setelah Cina, India, Uni Eropa, Afrika, Pakistan, dan Timur Tengah. Pertumbuhan ekspor terbesar adalah pengiriman ke Cina yang naik 130% secara tahunan pada Januari-Oktober 2023 menjad sekitar 6,5 juta ton.

EUDR dinilai akan membatasi komoditas untuk masuk ke Benua Biru, seperti minyak sawit dan produk turunannya, arang, kopi, kedelai, kakao, daging sapi, dan kayu. Selain itu, karet, kertas, kulit, dan produk turunannya juga masuk dalam kategori komoditas yang mungkin dibatasi karena aturan tersebut.

Aturan ini bertujuan memastikan konsumsi dan perdagangan produk-produk tersebut tidak turut mendorong penebangan hutan dan perusakan ekosistem. Jika ditemukan adanya pelanggaran, eksportir akan dikenai denda maksimum 4% dari pendapatan yang diperoleh Uni Eropa.

Harga Saham Emiten Sawit Jeblok

Kinerja saham smiten industri sawit, seperti PT Triputra Agro Persada Tbk dan PT Astra Agro Lestari Tbk kompak jeblok sepanjang 2023  seiring permintaan CPO yang melemah. Berdasarkan data Bloomberg, harga saham Triputra Agro susut 16,15% sepanjang 2023 dari Rp 650 per lembar pada akhir 2022 menjadi Rp 545 per lembar. Sementara itu, saham Astra Agro susut Rp 1.000 per lembar menjadi Rp 7.025 per lembar.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...