Jelang Lebaran, PGN Pastikan Keamanan Infrastruktur dan Layanan Gas

Image title
5 Mei 2021, 19:30
pgn, gas bumi, ramadan
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.
Pegawai Rumah Makan Ny.Suharti memeriksa aliran gas di Gaslink PGN di Rawamangun, Jakarta, Senin (8/6/2020). PGN terus memperluas pemanfaatan gas bumi ke pelaku usaha untuk membantu pelaku usaha seperti industri menengah, restoran, hotel dan lainnya sehingga pelanggan dapat menghemat lebih dari 20 persen dibandingkan pemakaian bahan bakar lain.

Perusahaan Gas Negara (PGN) memastikan keamanan infrastruktur dan layanan gas bumi menjelang hari raya Idul Fitri 1442. Perusahaan gas pelat merah ini menyatakan turut berkontribusi secara aktif mendukung Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2021 Pertamina (Persero).

Setidaknya dengan Sales Operation Region (SOR) yang terbagi menjadi 3 wilayah operasi di Sumatera, Jawa Bagian Barat dan Timur serta 18 area di seluruh Indonesia, operasi dan layanan PGN akan terus bersiaga selama 24/7. PGN menjamin pengendalian pasokan, layanan, infrastruktur dan distribusi gas bumi tetap terjaga aman.

"Sebagai bagian dari holding migas, PGN berkomitmen untuk melayani dan menjaga distribusi kebutuhan energi khususnya gas bumi untuk dapat dinikmati pelanggan tanpa rasa khawatir,” ujar Direktur Utama, M. Haryo Yunianto, melalui keterangan tertulis, Rabu (5/5).

Di tengah situasi pandemi Covid-19 dan kebijakan tidak mudik dari pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19. PGN tetap mengantisipasi peluang lonjakan konsumsi gas, khususnya untuk pelanggan jargas.

Pasalnya banyak pelanggan seperti ibu rumah tangga yang lebih memilih memasak di rumah ataupun memasak kue-kue dalam jumlah besar menjelang Idul Fitri. Adapun jumlah pelanggan rumah tangga yang dilayani PGN hingga sampai saat ini telah lebih dari 490.000 SR dengan pemakaian gas rata-rata rumah tangga sebanyak 15 m³ per bulan.

Selain itu, PGN juga tetap memperhatikan kebutuhan gas di sektor UMKM, industri, dan komersial. Pengoperasian 11 SPBG dan 4 MRU juga tetap berjalan normal. Haryo memastikan bahwa kondisi pasokan gas sampai saat ini aman untuk seluruh sektor pelanggan, dengan status aset dan operasional dalam kondisi aman.

Untuk menjaga keseimbangan supply demand gas, PGN akan mengoptimalisasi pengaturan pola operasi dari sekitar 12 pemasok di berbagai titik dengan mengintegrasikan infrastruktur pipa maupun non pipa.

Sementara jumlah pasokan gas di sektor kelistrikan diprediksi akan meningkat pada periode 10-15 Mei. Hal ini seiring dengan menurunnya permintaan gas dari sektor lain selama Lebaran.

Menurut Haryo, PGN terus berkoordinasi secara intensif dengan tim operasional baik di jaringan pipa maupun stasiun gas untuk terus memastikan layanan prima.

Tim tersebut akan bertugas di wilayah jaringan pipa transmisi di Jawa bagian barat, wilayah jaringan pipa distribusi di Jawa Bagian Barat, Jawa Bagian Timur, Jawa Tengah, Kalimantan dan Sorong. Serta jaringan pipa transmisi-distribusi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Batam, Medan, Pekanbaru, Dumai dan Lampung.

“Ketersediaan dan keamanan distribusi gas menjadi prioritas, agar seluruh segmen pelanggan dapat menikmati manfaat lebih dari gas bumi secara nyata," kata Haryo.

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait