Final Piala Dunia Argentina vs Prancis: Dendam Messi kepada Mbappé

Happy Fajrian
17 Desember 2022, 14:32
piala dunia, argentina, prancis, lionel messi, kylian mbappe
ANTARA FOTO/POOL /Juan Mabromata/FOC/sa.
Lionel Messi dari Argentina mengenakan jersey peringatan Diego Maradona t World Cup pada South American Qualifiers Argentina melawan Chile di Estadio Unico, Santiago del Estero, Argentina, Kamis (3/6/2021).

Argentina akan bertemu dengan Prancis di laga final Piala Dunia 2022 Qatar Minggu (18/12) malam waktu Indonesia Barat. Laga ini menjadi ajang bagi Lionel Messi dkk, untuk memberi pelajaran kepada Kylian Mbappé yang telah merendahkan sepak bola Amerika Selatan.

Beberapa bulan lalu Mbappé berkomentar tentang Piala Dunia yang dalam empat kali gelaran berturut-turut dimenangi oleh negara Eropa, yakni Italia pada 2006, Spanyol (2010), Jerman (2014), dan Prancis (2018).

Atas dasar itu Mbappé mengklaim bahwa tim Eropa lebih superior dibandingkan tim Amerika Selatan. Terakhir kali negara Amerika Selatan memenangi Piala Dunia adalah Brasil pada 2002. Menurut Mbappe, sepak bola Amerika Selatan tidak semaju di Eropa.

“Itulah mengapa ketika Anda melihat Piala Dunia terakhir selalu dimenangi oleh tim Eropa. Keuntungan yang kami miliki di sini di Eropa adalah kami selalu memainkan pertandingan di level tinggi. Kami tiba dengan siap dan Brasil serta Argentina tidak memilikinya,” kata Mbappé seperti dikutip Marca.

Perjalanan Argentina Menuju Final

Argentina tidak melenggang ke partai final Piala Dunia dengan mudah. Bahkan di laga pembuka tim berjuluk Albiceleste ini sempat takluk 1-2 dari Arab Saudi. Meskipun setelah itu Messi mampu memimpin Argentina bangkit mengalahkan Meksiko dan Polandia di fase grup.

Kemudian Argentina bertemu Australia di babak 16 besar dan melaju ke babak perempatfinal berkat kemenangan 2-1 atas tim berjuluk Socceroos itu.

Di perempat final Argentina bersusah payah mengalahkan Belanda melalui babak adu pinalti 4-3 setelah melalui waktu normal 90 menit dan perpanjangan waktu 30 menit dengan skor sama kuat 2-2. Sedangkan di semifinal Argentina dengan mudah mengalahkan Kroasia 3-0.

Berikut perjalanan Argentina di Piala Dunia Qatar:

Fase grup:

- Argentina 1 (Lionel Messi 10, penalti) vs 2 Arab Saudi (Saleh Al Shehri 48, Salem Al-Dawsari 53)
- Argentina 2 (Lionel Messi 64, Enzo Fernandez 87) vs 0 Meksiko
- Polandia 0 vs 2 Argentina (Alexis Mac Allister 46, Julian Alvarez 67)

16 Besar:

- Argentina 2 (Lionel Messi 35, Julian Alvarez 57) vs 1 Australia (Enzo Fernandez 77, own goal)

Perempatfinal:

- Belanda 2 (Wout Weghorst 83, 90+11) vs 2 Argentina (Nahuel Molina 35, Lionel Messi 73, penalti)
Argentina menang 4-3 lewat adu penalti

Semifinal:

- Argentina 3 (Lionel Messi 34, penalti, Julian Alvarez 39, 69) vs 0 Kroasia

Skuad Argentina:

Kiper: Franco Armani (River Plate/Argentina), Emiliano Martinez (Aston Villa/Inggris), Geronimo Rulli (Villarreal/Spanyol)

Bek: Marcos Acuna (Sevilla/Spanyol), Juan Foyth (Villarreal/Spanyol), Lisandro Martinez (Manchester United/Inggris), Nahuel Molina (Atletico Madrid/Spanyol), Gonzalo Montiel (Sevilla/Spanyol), Nicolas Otamendi (Benfica/Portugal), German Pezzella (Real Betis/Spanyol), Cristian Romero (Tottenham/Inggris), Nicolas Tagliafico (Lyon/Prancis)

Gelandang: Thiago Almada (Atlanta/Amerika Serikat), Rodrigo De Paul (Atletico Madrid/Spanyol), Enzo Fernandez (Benfica/Portugal), Alejandro Gomez (Sevilla/Spanyol), Alexis Mac Allister (Brighton/Inggris), Exequiel Palacios (Bayer Leverkusen/Jerman), Leandro Paredes (Juventus/Italia), Guido Rodriguez (Real Betis/Spanyol)

Penyerang: Julian Alvarez (Manchester City/Inggris), Angel Correa (Fiorentina/Italia), Angel Di Maria (Juventus/Italia), Paulo Dybala (AS Roma/Italia), Lionel Messi (Paris Saint-Germain/Prancis), Lautaro Martinez (Inter Milan/Italia)

Riwayat Piala Dunia:

- Juara: 2 kali (1978 dan 1986)
- Runner up: 3 kali (1930, 1990, 2014)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait