Infografik: Malaysia Rebut Pasar Sawit Indonesia di India

Oleh Andrea Lidwina, 12/8/2019, 08.37 WIB

Selama ini Indonesia mendominasi pasar sawit di India, tapi sejak awal tahun ini Malaysia mengambilalih posisi Indonesia.

Unduh Infografik
Share

India adalah konsumen produk sawit terbesar di dunia. Negara ini mengimpor sekitar 20 persen dari total 44 juta ton sawit yang diperdagangkan pada 2018. Dalam 10 tahun terakhir, India mengimpor rata-rata 7,7 juta ton per tahunnya. Jumlah itu didominasi produk dari Indonesia sebesar 69,8 persen, Malaysia dengan 27,5 persen, dan sisanya dari 2,7 persen dari negara-negara lainnya.

Namun sejak awal 2019, Malaysia mengekspor lebih banyak sawit ke India. Berdasarkan data Department of Commerce India, Malaysia telah mengekspor 2,2 juta ton sawit pada Januari-Juni 2019. Jumlah ini naik 14 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara itu, pangsa pasar Indonesia justru turun 11 persen yakni hanya mengekspor 2,1 juta ton sawit.

Situasi ini lantaran produk Malaysia diuntungkan dengan tarif bea masuk impor yang lebih rendah ketimbang Indonesia. Perjanjian kerja sama perdagangan Malaysia-India Comprehensive Economic Cooperation Agreement (MICECA) menetapkan sawit dari Malaysia dikenai tarif sebesar 40 persen dan 45 persen untuk produk turunannya. Sedangkan, sawit dari Indonesia dikenai tarif sebesar 40 persen dan 50 persen untuk produk turunan.