Blockchain Diprediksi Jadi Tren Teknologi Digital 2020

Oleh Yosepha Pusparisa, 22/1/2020, 08.49 WIB

Blockchain diprediksi menjadi salah satu tren teknologi yang marak digunakan di dunia bisnis.

Unduh Infografik
Share

Alibaba Damo Academy melansir setidaknya terdapat 10 teknologi digital yang akan tren pada 2020. Salah satunya adalah blockchain yang akan digunakan secara massal dalam kegiatan bisnis di dunia.

(Baca: Ekonomi Digital Indonesia Terbesar di Asia Tenggara)

Blockchain merupakan sistem penyimpanan data digital yang terdesentralisasi dan saling terhubungkan melalui kriptografi. Teknologi ini diprediksi memiliki potensi untuk meraup pendapatan dari pasar global. Proyeksinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2023, blockchain diproyeksikan bernilai US$ 23,2 miliar atau Rp 317,8 triliun dengan kurs Rp 13.700.

(Baca: Tren Hijrah Bank ke Dunia Digital)

Dalam perkembangannya, banyak pihak menyambut blockchain. Sebab dianggap menciptakan terobosan dan model bisnis baru, lebih aman, cepat, dan transparan. Namun tak sedikit pula yang meragukan. Aspek implementasi, regulasi, ancaman keamanan, kurangnya kemampuan, dan ketidakpastian Return on Investment (ROI) dianggap jadi penghambatnya.

(Baca: Transaksi Dompet Digital Bergeser dari Online ke Offline)

Beberapa industri telah menjajal mengembangkan blockchain. Layanan finansial bakal menjadi industri terdepan dalam pengembangan teknologi ini. Pada 2018, Amerika Serikat dan Tiongkok adalah wilayah yang paling maju mengembangkan blockchain.