14 Manfaat Kacang Hijau untuk Pria dan Wanita

Kacang hijau masuk dalam jenis kacang-kacangan yang menyehatkan. Kacang hijau bisa diolah menjadi makanan sehat dan bergizi. Berikut manfaat kacang hijau.
Dwi Latifatul Fajri
20 September 2021, 08:15
14 Manfaat Kacang Hijau untuk Pria dan Wanita
Vie Studio/Pexels

Kacang hijau masuk dalam jenis kacang-kacangan yang menyehatkan. Kacang hijau bisa diolah menjadi makanan sehat dan bergizi.

Contoh menu dari kacang hijau seperti bubur kacang hijau, bakpia, sampai minuman kacang hijau. Kandungan kacang hijau seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin, mineral, asam folat baik untuk tubuh.

Kacang hijau masuk dalam keluarga phaseolus vulgaris. Jenis kacang ini masuk dalam menu populer untuk diet.  Sekitar 150 varietas kacang hijau tersebar di seluruh dunia. Selain itu, banyak hidangan populer kacang hijau dari  Amerika, Asia, Afrika, hingga Eropa. 

Manfaat Kacang Hijau

1. Manfaat kacang hijau untuk wanita

Kacang hijau merupakan makanan bergizi ketika hamil dan menyusui. Asam folat menjadi nutrisi bermanfaat selama kehamilan. Kandungan asam folat ini melindungi janin dalam kandungan. Selain itu, mengonsumsi kacang hijau bisa menghindarkan bayi dari risiko cacat saraf.

Satu cangkir kacang hijau mengandung sepertiga asupan harian folat yang direkomendasikan. Kacang hijau mengandung vitamin B untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Selama kehamilan wanita membutuhkan 600 mcg asam folat. Sedangkan orang dewasa membutuhkan asupan asam folat sebanyak 400 mcg per hari.

2. Mengurangi anemia (kekurangan darah)

Zat besi dibutuhkan tubuh agar sel darah merah dapat mengangkut paru-paru ke semua sel di tubuh. Asupan harian zat besi yang tidak terpenuhi akan menyebabkan anemia. Anemia ini membuat kelelahan, lemah dan pusing.

Kekurangan darah bisa mengganggu aktifitas dan produktifitas harian. Konsumsi kacang hijau bisa menambah sumber zat besi nabati untuk mengurangi anemia.

3. Mencegah Sembelit

Kacang hijau mengandung serat untuk memperlancar buang air besar. Serat juga dapat mencegah sembelit dan meningkatkan pergerakan usus. Selain itu, kacang hijau bisa membantu proses pembuangan racun atau detoksifikasi.

4. Memperkuat tulang

Kalsium pada kacang hijau bisa membantu pertumbuhan tulang. Pada ibu hamil, tulang yang kuat bisa menopang berat badan bayi. Fungsi lain kalsium adalah mencegah osteoporosis pada manula.

5. Mengatur berat badan

Kacang hijau cocok dikonsumsi pria dan wanita yang berencana menurunkan berat badannya. Sayuran termasuk kacang hijau juga dapat meningkatkan metabolisme dan mengontrol berat badan.

6. Mencegah gizi buruk

Ketika proses kehamilan, ibu harus memenuhi kebutuhan gizi. Jika mengalami malnutrisi atau kekurangan gizi bisa berdampak pada kesehatan janin. Protein pada kacang hijau bisa menambah produksi sel dan membantu pertumbuhan janin.

Kacang hijau mampu mengoptimalkan penyerapan protein yang masuk dalam tubuh. Kacang ini dianjurkan untuk dikonsumsi selama kehamilan.

7. Meningkatkan kesehatan jantung

Kalium dan potasium pada kacang dapat meningkatkan kesehatan jantung. Kandungan ini juga bisa meningkatkan kesehatan jantung pada bayi yang belum lahir.

8. Meningkatkan kecerdasan bayi

Asam folat pada kacang hijau bisa meningkatkan kecerdasan bayi. Selain itu, nutrisi ini dapat meningkatkan fungsi otak bayi sejak dalam kandungan.

9. Mata tetap sehat

Karotenoid dalam kacang hijau dapat mencegah degenerasi makula pada mata bagian dalam. Degenerasi makula biasa terjadi pada orang tua lanjut usia. Penyakit ini ditandai dengan pandangan kabur ketika membaca, menulis, atau melihat jalan.

10. Mengurangi risiko kanker

Kacang hijau mengandung klorofil yang dibutuhkan tubuh. Zat ini bisa memblokir efek karsinogenik dari amina heterosiklik ketika memanggang daging pada suhu tinggi.

Daging yang dibakar atau dipanggang mengandung karsinogenik. Zat berbahaya ini bisa menyebabkan risiko kanker di tubuh. Jika anda menyukai daging yang dibakar atau dipanggang, seimbangkan dengan sayuran hijau untuk mengurangi risiko kanker.

11. Mencegah depresi

Asam folat dapat mencegah kelebihan homosistein dalam tubuh. Homosistein ini dapat menghentikan darah dan nutrisi yang mencapai pada otak.

Homosistein dapat mengganggu produksi serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan. Konsumsi kacang hijau bisa membantu mengobati depresi dan suasana hati.

12. Mengatur fungsi pencernaan

Selain sembelit, masalah pencernaan lainnya adalah wasir, bisul, dan refluks asam penyakit. Kacang hijau bisa meningkatkan pergerakan usus dan mengurangi tekanan pada dinding usus.

Rutin mengonsumsi kacang hijau bisa meringankan fungsi pencernaan. Konsumsi 110 gram kacang hijau, Anda bisa mendapatkan 15 persen dari jumlah serat yang direkomendasikan setiap hari.

13. Mencegah diabetes

Penelitian dari Central Food Technological Research Institute di India, menemukan bahwa kacang hijau bisa mencegah diabetes. Kacang hijau dan sayuran bisa mengendalikan dan mencegah penyakit diabetes sejak awal.

14. Meningkatkan imun

Antioksidan dalam kacang hijau dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, lewat antioksidan manfaat kacang hijau mampu menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit yang membuat kerusakan jaringan.

Kandungan Kacang Hijau

Kacang hijau mentah per 100 gram mengandung:

  • Kalori
  • Lemak jenuh
  • Lemak tak jenuh
  • Kolesterol
  • Natrium
  • Kalium
  • Karbohidrat total
  • Serat makanan
  • Protein
  • Vitamin A
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Vitamin D
  • Vitamin C
  • Besi
  • Vitamin B6
  • Vitamin B2
  • Vitamin B1
  • Flavonoid
  • Karotenoid
  • Magnesium
  • Mangan

Efek Samping Kacang Hijau

  • Asam Fitrat

Mengutip dari laman Organicfacts.net, kacang hijau memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebih. Kacang hijau mengandung asam fitrat yang dapat mengikat kalsium, seng, dan mineral penting lainnya.

Akibatnya, tubuh bisa kekurangan mineral dan menyebabkan penyakit. Anda perlu memasak atau merendam kacang terlebih dahulu. Kacang hijau mentah tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena mengandung banyak kadar fitrat.

  • Lektin

Kacang hijau dan jenis kacang lain mengandung lektin. Tetapi kadar lektin pada kacang hijau lebih sedikit. Lektin merupakan protein yang dapat mengikat karbohidrat. Selain itu, lektin bisa menyebabkan protein yang mengikat sistem usus dan menyebabkan masalah pencernaan.

Jika anda ingin mengurangi lektin pada kacang hijau, rendam kacang hijau dalam air pada suhu tinggi. Proses memasak ini akan mengurangi kandungan lektin.

  • Alergi

Kacang hijau dan kacang lain bisa memicu alergi pada beberapa orang. Alergi bisa memicu gatal-gatal di kulit, diare, mual, muntah sampai sesak napas. Jika anda alergi pada kacang hijau, sebaiknya hindari atau konsultasi pada dokter.

Kacang hijau mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Itulah manfaat kacang hijau untuk pria, wanita, dan baik dikonsumsi oleh bayi. Semoga bermanfaat!

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait