10 Produk Rumah Tangga Terkait Pangan Ini Banyak Dicari Masyarakat

Berikut 10 produk rumah tangga yang sering dibeli masyarakat Indonesia dan jajanan yang menjadi favorit saat berbelanja.
Image title
18 Oktober 2021, 23:50
Etalase produk rumah tangga yang ada di dalam mall
ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/pras.
Sejumlah petugas BPOM Gorontalo memeriksa kondisi produk pangan yang dijual di salah satu retail modern di Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (10/5/2021). BPOM Gorontalo melakukan intensifikasi pengawasan pangan ke sejumlah retail modern dan distributor untuk memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat terjamin aman, layak konsumsi dan layak edar.

Bagi Anda yang baru membangun rumah tangga, tentunya kerap kebingungan menyiapkan berbagai kebutuhan sehari-hari. Ini termasuk menentukan produk rumah tangga apa saja yang wajib dan selalu dibutuhkan sehari-hari, khususnya terkait kebutuhan dan pelengkap pangan.

Sebuah perusahaan riset pemasaran, Worldpanel merilis daftar hasil riset soal produk-produk yang paling banyak dibeli masyarakat Indonesia. Dalam riset bertajuk Worldpanel's Brand Footprint Ranking, menunjukkan bahwa sebagian besar keranjang belanja konsumen Indonesia berisikan beberapa produk rumah tangga seperti mie instan, kopi instan, dan biskuit.

Produk rumah tangga seperti mi atau mie instan merupakan salah satu makanan favorit paling diminati dan dicari masyarakat. Bahkan, bagi anak kos yang ingin menghemat pengeluaran, mie instan dipilih untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Mi Sedaap tercatat sebagai produk mi instan yang paling banyak dibeli masyarakat Indonesia, menyingkirkan Indomie yang berada di posisi kedua. Dalam setahun, orang Indonesia membeli 54 kali Mi Sedaap, sedangkan Indomie hanya 43 kali.

Penyedap makanan bermerek Masako berada di peringkat ketiga, mengalahkan kompetitornya Royco yang berada di posisi kelima. Kopi Kapal Api berada di peringkat keenam dengan frekuensi pembelian 26 kali dalam setahun. Susu buatan Frisian Flag berada di peringkat ke-7.

Biskuit Roma menjadi brand dari kategori biskuit yang menunjukkan data sensional karena menduduki peringkat kedelapan. Pasalnya, rata-rata konsumen Indonesia memiliki 17 varian brand biskuit yang berbeda, sementara untuk mie instan hanya 6 merek berbeda, dan kopi 7 merek berbeda.

Berikut adalah 10 global fast moving consumer goods (FMCG) alias barang konsumen yang bergerak cepat brand di Indonesia, berdasarkan Worldpanel's Brand Footprint Ranking:

1. Sedaap kecap dan mie instan

(Frekuensi pembelian 54 kali per tahun dikalikan 2.633.911.631 konsumen)

2. Indomie

(Frekuensi pembelian 43 kali per tahun dikalikan 2.030.882.331 konsumen)

3. Masako

(Frekuensi pembelian 31 kali per tahun dikkalikan 1.318.035.324 konsumen)

4. ABC Santos

(Frekuensi pembelian 31 kali per tahun dikalikan 1.104.753.163 konsumen)

5. Royco

(Frekuensi pembelian 24 kali per tahun dikalikan 1.064.890.578 konsumen)

6. Kapal Api

(Frekuensi pembelian 26 kali per tahun dikalikan 1.062.384.930 konsumen)

7. Frisian Flag

(Frekuensi pembelian 23 kali per tahun dikalikan 1.011.390.533 konsumen)

8. Biskuit Roma

(Frekuensi pembelian 21 kali per tahun dikalikan 997.683.746 konsumen)

9. Lifebuoy (Unilever)

(Frekuensi pembelian 21 kali per tahun dikalikan 987.136.254 konsumen)

10. Rinso (Unilever)

(Frekuensi pembelian 22 kali per tahun dikali 971.201.124 konsumen)

Selain produk rumah tangga yang banyak dibeli warga, perusahaan jasa pengantar barang dan ojek Grab merilis 10 jenis makanan yang sering dibeli secara daring atau online melalui aplikasi mereka, antara lain:

1. Martabak

Makanan ini terbagi menjadi dua jenis yaitu martabak manis dan telur. Martabak telur lebih banyak diminati karena selain bisa digunakan sebagai camilan, makanan ini juga bisa menjadi lauk pendamping nasi.

2. Piza

Makanan khas Italia ini menjadi makanan favorit kedua yang sering dibeli oleh warga. Saat ini, penyedia piza sudah beragam, sehingga pembeli bisa memiliki banyak pilihan dengan harga bersaing. Selain itu makanan ini cocok menjadi camilan atau makanan berat yang dikonsumsi secara beramai-ramai, baik dengan keluarga atau teman.

3. Bakso

Bakso menjadi makanan favorit nomor tiga versi Grab. Makanan ini sering dibeli karena praktis dan mengenyangkan. Selain itu, di beberapa tempat harga semangkuk bakso masih relatif terjangkau.

4. Olahan Ayam

Olahan daging ayam masih menjadi favorit dalam berbagai macam panganan. Baik ayam goreng hingga bakar, semuanya masih digemari.

5. Nasi Goreng

Nasi Goreng dengan beragam bumbu dan campuran menjadi makanan favorit kelima dalam belanja masyarakat. Hidangan ini relatif mudah dibuat. Namun untuk citarasanya mampu membuat seseorang ketagihan dan melakukan pesanan berulang kali.

6. Burger

Sama seperti piza, makanan favorit seperti burger juga berasal dari luar negeri,  namun berhasil memperoleh pangsa pasar di Indonesia. Burger berlapis roti dengan aneka varian isi, sukses meraih hati para pelanggan dan membuatnya dipesan berulang secara daring.

 7. Seblak

Makanan khas Bandung ini juga mendapat hati dari warga terutama bagi para milenial. Rasanya yang beragam dari asin hingga pedas. Selain itu, harganya pun terjangkau dan membuat makanan ini sukses di pasaran penjualan online.

8. Mie

Sedikit berbeda dengan mie instan, mi olahan ini harus dibeli dengan sedikit lebih mahal, karena campuran topping yang lebih bermacam-macam. Selain itu rasanya juga cukup beragam dan beraneka rupa.

9. Sate

Sate ayam ataupun kambing sama-sama menjadi salah satu makanan favorit di daftar jajanan Indonesia. Sate juga memiliki berbagai jenis olahan seperti sate Padang, Madura dan Ponorogo. Bahkan, beberapa daerah lain juga memiliki ciri khas sendiri dalam mengolah sate. Soal harga sate, cenderung sedikit lebih mahal karena menggunakan daging dan bumbu kacang, sehingga bahan bakunya lebih mahal. Namun, pada aplikasi jasa layanan antar Anda bisa mendapatkan beragam tawaran harga untuk menikmati seporsi sate.

10. Bubur

Bubur menjadi panganan favorit, namun masih terbatas oleh waktu. Pasalnya, bubur cenderung ramai dicari sebagai menu makan pagi alias sarapan. Setelah itu pemasarannya cenderung sepi.

Demikianlah produk rumah tangga dan makanan olahan yang paling banyak diminati.

 

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait