Upaya Lintas Sektor Wujudkan Net Zero Emission

Terdapat lima sektor penting dalam upaya mencapai net zero emission, masing-masing memiliki strategi khusus.
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Publikasi Katadata
12 November 2021, 10:55

Indonesia berkomitmen untuk mencapai net zero emission pada 2060. Menekan emisi karbon di lima sektor kunci menjadi upaya nyata dalam mewujudkan komitmen tersebut sekaligus menyokong pembangunan rendah karbon.

Kelima sektor tesebut adalah sektor energi, lahan, industri, limbah, dan kelautan. Berdasarkan Rencana Pemabangunan Jangka Menengah Nasional 2019-2024, terdapat sejumlah strategi untuk mendukung pembangunan rendah karbon ini.

Sektor energi misalnya, lewat efisiensi dan konservasi energi, pengelolaan sumber energi terbarukan, dan pemanfaatan bahan bakar nabati sebagai subtitusi bahan bakar minyak. Sementara di sektor lahan berkelanjutan, restorasi lahan gambut serta rehabilitasi hutan dapat dilakukan seiring dengan upaya menekan laju deforstasi, dan meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian menuju pertanian berkelanjutan.

Di sektor limbah, strategi pembangunan berkelanjutan dapat dilaksanakan melalui pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair. Sektor industri, pengembangan konsep hijau dapat dilakukan dengan audit penggunaan energi pada industri, modifikasi proses dan teknologi, serta manajemen limbah industri. Terakhir, rendah karbon pesisir dan laut dilaksanakan lewat inventaris dan rehabilitasi  ekosistem pesisir dan kelautan.

Berdasarkan data 2018, sektor lahan masih menjadi penyumbang terbesar soal penurunan emisi gas rumah kaca (GRK), besarannya mencapai 36 persen. Selanjutnya diikuti sektor energi dan limbah yang menekan emisi GRK sebesar sepuluh dan delapan persen.

Pada 2024, kelima sektor ini ditargetkan akan meningkatkan porsi penurunan emisi GRK. Sektor lahan 58 persen, sektor energi 13 persen, sektor limbah 9 persen, sektor industri dan penggunaan produk (IPPU) 8 persen, dan sektor kelautan 7 persen.

Inisiatif pembangunan rendah karbon dilakukan pada bidang-bidang prioritas, terutama dalam hal tata guna lahan hutan dan gambut.

Di sejumlah daerah, berbagai inisiatif kolaborasi telah dijalankan dan menunjukkan bahwa kelestarian lingkungan bisa dicapai dengan tetap memperhatikan kesejahteraan warga.

Laporan lengkap dapat diunduh melalui tautan ini

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.