Aliansi Gojek - Grup Lippo, Hypermart Buka 31 Toko Virtual di GoMart

Sebelum Hypermart membuka toko virtual di GoMart, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, pengelola aplikasi Gojek membeli 4,76% saham MPPA dari Multipolar.
Image title
Oleh Lavinda
9 Juli 2021, 11:46
gojek, grup lippo, toko virtual hypermart, gomart, saham MPPA
ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Sejumlah karyawan beraktivitas di Gerai Hypermart usai pelaksanaan grand opening di Palu Grand Mall, Sulawesi Tengah, Selasa (19/11/2019).

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) bekerja sama dengan Gojek Indonesia untuk meluncurkan 31 toko virtual di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) melalui GoMart, layanan belanja online di aplikasi Gojek.

Sebelumnya, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, pengelola aplikasi Gojek membeli 4,76% saham MPPA dari Multipolar. Namun, Gojek tidak secara langsung masuk Hypermart, melainkan melalui PT Pradipa Darpa Bangsa. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis ini 99,99% sahamnya dimiliki oleh Gojek, sisanya dimiliki PT Dompet Karya Anak Bangsa alias Gopay.

Kolaborasi sebagai kemitraan Online to Offline (O2O) ini merupakan langkah agresif perusahaan pengelola gerai Hypermart itu untuk meningkatkan penjualan via online, di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19.

"Ini memungkinkan MPPA menghadirkan toko virtual di GoMart untuk memberikan akses bagi para pelanggan dalam membeli produk segar, bahan makanan, dan kebutuhan rumah tangga, didukung pengiriman oleh armada Gojek," ujar Chief Executive Officer MPPA Elliot Dickson dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7).

Advertisement

Entitas Grup Lippo ini memiliki 6.200 produk, termasuk 885 produk segar di platform GoMart yang dapat dipesan oleh konsumen di area Jabodetabek. Elliot menyampaikan produk segar perusahaan juga telah mendapat sertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

"Kami akan terus memperluas bentuk kemitraan kami dengan Gojek melalui layanan dan fitur yang lebih lengkap dan toko virtual yang menjangkau nasional dalam waktu dekat,” kata Elliot.

Di tengah situasi Covid-19, MPPA memperkuat e-commerce Hypermart Online dan Chat & Shop miliknya yang kini mencakup 112 toko di seluruh Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.
Selain itu, MPPA juga bekerja sama dengan operator marketplace lain dan layanan pengiriman kebutuhan sehari-hari.

Ke depan, MPPA akan menambah lebih banyak toko online dan meningkatkan kolaborasi dengan sejumlah operator marketplace nasional.

Head of Groceries Gojek Tarun Agarwal mengatakan GoMart berfokus menambah pilihan merchant berbasis kemitraan dan memperluas cakupan wilayah layanan tahun ini. "Hal ini sejalan dengan fakta bahwa layanan belanja online semakin menjadi andalan masyarakat di kala pandemi," ujar Tarun.

Sebelumnya, MPPA memperluas toko virtual menjadi 95 gerai di platform marketplace Tokopedia secara nasional. Dimulai dengan 23 gerai di sekitar Jabodetabek pada awal Desember 2020, Matahari Putra Prima dan Tokopedia terus memperluas kemitraan menjadi 47 toko pada April 2021. Kemudian tumbuh menjadi 82 toko pada Mei 2021 dan hingga saat ini menjadi 95 toko.

"MPPA akan menambah lebih banyak toko ke dalam platform sepanjang 2021 untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai kemitraan O2O (online to offline) terkuat menyusul pengumuman mega-merger antara Tokopedia dan GoJek," ujar Direktur Matahari Putra Prima Danny Kojongian dalam keterangan tertulis yang diperoleh Katadata.co.id, Rabu (2/6).

Menurut Danny, kemitraan ini akan membawa produk makanan dan rumah tangga ke platform Tokopedia yang memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19. Penguatan kemitraan ini juga memungkinkan perusahaan untuk menghadirkan lebih banyak toko virtual Hypermart, Foodmart, Primo dan Hyfresh ke Tokopedia.
"Kemitraan ini menempatkan MPPA sebagai perusahaan ritel makanan terbesar di platform online di Indonesia," katanya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait