Dana Asing Terus Masuk, Rekor IHSG Nyaris Tembus 6.000

IHSG mencapai level 5.910 pada perdagangan Senin (3/7). Sembilan dari sepuluh indeks sektoral menguat, dipimpin indeks sektor infrastruktur yang melonjak 3,8 persen.
Martha Ruth Thertina
3 Juli 2017, 18:06
IHSG
Arief Kamaludin|KATADATA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian mendekati level 6.000 setelah terus mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa. Pada perdagangan Senin (3/7), indeks mencetak rekor di level 5.910 atau melesat 1,38 persen dibanding penutupan perdagangan sebelum libur Lebaran, Kamis (23/6).

Indeks terpantau terus bergerak di jalur hijau sejak awal perdagangan. Sebelumnya, para analis mengatakan, pergerakan indeks bakal dipengaruhi oleh data inflasi Juni yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) Senin ini. BPS melansir inflasi terkendali di level 0,69 persen.

Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan inflasi yang terkendali mencerminkan perekonomian berada dalam kondisi stabil. Alhasil, “Tingkat kepercayaan investor dapat semakin bertumbuh untuk berinvestasi dalam pasar modal Indonesia,” kata William dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/7). (Baca juga: Bursa Asia Tumbang, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Jelang Libur Lebaran)

Sebanyak sembilan dari 10 indeks sektoral menguat. Kenaikan tertinggi dialami indeks sektor infrastruktur yang naik 3,8 persen, diikuti sektor finansial 1,98 persen, dan pertambangan 1,26 persen. Satu-satunya indeks sektoral yang melemah yaitu aneka industri sebesar 1,27 persen. 

Laju indeks disokong oleh aksi beli oleh investor asing. Mengacu pada data RTI, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 476,76 miliar di keseluruhan pasar, dan Rp 480,06 miliar di pasar reguler. Meski begitu, nilai tukar rupiah justru melemah 0,15 persen menjadi Rp 13.367 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin ini.

Di Bursa Asia, mayoritas indeks tercatat melemah. Hal itu tercermin dari MSCI AC Asia Pacific yang turun 0,67 persen. Meski begitu, beberapa indeks utama tercatat menguat meski tipis. Indeks Nikkei 225 dan Topix di Jepang naik masing-masing 0,11 persen dan 0,16 persen. Di sisi lain, indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,08 persen.

Video Pilihan

Artikel Terkait