HUT TNI Ke-75, Jokowi Apresiasi Peran Tentara Tangani Covid-19

Beberapa rumah sakit milik TNI digunakan sebagai fasilitas penanganan pasien Covid-19.
Image title
5 Oktober 2020, 18:44
Taruna AAL tingkat III angkatan ke-67 menaiki tangga untuk mengikuti parade roll di atas KRI Bima Suci saat akan sandar di Dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Caligi, Pesawaran, Lampung, Sabtu (3/10/2020). KRI Bima Suci akan sandar selama tiga hari di Lampun
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.
Taruna AAL tingkat III angkatan ke-67 menaiki tangga untuk mengikuti parade roll di atas KRI Bima Suci saat akan sandar di Dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Caligi, Pesawaran, Lampung, Sabtu (3/10/2020). KRI Bima Suci akan sandar selama tiga hari di Lampung untuk melaksanakan sejumlah kegiatan dalam mendukung latihan praktek (lattek) Kartika Jala Krida (KJK) 2020.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang turut berperan dalam menangani dampak pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan dalam Upacara Peringatan ke-75 Hari Ulang Tahun TNI Tahun 2020.

Jokowi menilai TNI cukup sigap membantu rakyat yang tengah menghadapi bencana alam serta pandemi Covid-19. "Terima kasih atas peran aktif TNI dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 baik dalam disiplinkan penerapan protokol kesehatan maupun perawatan di rumah sakit TNI," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/10).

Mantan Walikota Solo itu menambahkan, dunia berubah sangat cepat dan dinamis. Oleh karena itu, transformasi organsasi TNI harus terus dilakukan sesuai dinamika geopolitik yang terjadi dan perkembangan teknologi militer.

Transformasi organisasi tersebut, lanjut Jokowi, harus didukung oleh transformasi teknologi dan para personel yang mengendalikan teknologi. Saat ini, reformasi industri keempat pun membuat teknologi militer semakin maju.

Advertisement

"Terus lakukan tranformasi teknologi dan manfaatkan lompatan di bidang teknologi informasi, teknologi nano, dan teknologi kecerdasan buatan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyapa Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kolonel Ckm. Khairul Ihsan Nasution. Khairul pun menyampaikan, RSKI Pulau Galang telah merawat 3.265 orang, sebanyak 1.206 orang di antaranya merupakan pasien Covid-19.

Pada hari ini, ada 210 orang yang tengah dirawat dari total ketersediaan sebanyak 360 tempat tidur. Dengan demikian, tingkat okupansinya rata-rata mencapai 80%

Khairul memastikan, hingga saat ini tidak ada pasien yang meninggal dunia. "Angka kematian nol," ujar dia. Adapun, prajurit yang melaksanakan tugas sebanyak 104 orang dalam keadaan sehat.

PASIEN COVID-19 RSKI GALANG SEMBUH
PASIEN COVID-19 RSKI GALANG SEMBUH (ANTARA FOTO/Pradanna Putra Tampi/Mnk/aww.)

 

Dalam upacara ini, Jokowi bertugas sebagai Inspektur Upacara (Irup). Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut hadir dalam upacara tersebut.

Selain itu, upacara diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Mabes TNI di seluruh Indonesia, mulai dari Mabes TNI Angkatan Darat, Mabes TNI Angkatan Laut, dan Mabes TNI Angkatan Udara. Termasuk jajaran Kodam, jajaran Komando Armada Angkatan Laut, dan jajaran Komando Operasi Angkatan Udara.

Tak hanya itu, Jokowi juga memberikan tanda kehormatan bintang militer kepada tiga anggota TNI. Pemberian tanda kehormatan bintang militer dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 9, 22, 27/TK Tahun 2020 Tanggal 26 Maret 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jalasena Nararya dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya.

Adapun, penghargaan diberikan kepada Kolonel Infanteri Sri Widodo, NRP 11940019860971, Wadanpusdiklatpassus Kopassus yang dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya.

Kemudian, Kapten Marinir Suryo Hadil Umam, NRP 20296, Pasi Intel Yonif 1 Pasmar 2 Korps Marinir yang dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jalasena Nararya.

Selanjutnya, Pembantu Letnan Satu Sobirin, NRP 518297, Bintara Batalyon Kesehatan Denma Mabes AU yang dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya.

Gerakan 3M

Upaya penanganan Covid-19 memang harus dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak. Namun, yang terpenting untuk mencegah penularan virus corona adalah kesadaran masyarakat.

Satgas Penanganan Covid-19 kembali me ngingatkan masyarakat untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena, kunci utama memutus mata rantai penyebaran virus corona adalah Gerakan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut kepatuhan terhadap protokol kesehatan secara dapat lebih efektif mencegah penularan jika dilakukan secara kolektif. "Kalau kita sudah patuh pada protokol kesehatan, jangan lupa mengingatkan orang lain untuk patuh pada protokol kesehatan," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Wiku menunjukkan bahwa beberapa jurnal internasional menyatakan bahwa mencuci tangan dengan sabun dapat menurunkan risiko penularan sebesar 35%. Sedangkan memakai masker kain dapat menurunkan risiko penularan sebesar 45%, dan masker bedah dapat menurunkan risiko penularan hingga 70%. Yang paling utama, menjaga jarak minimal 1 meter dapat menurunkan risiko penularan sampai dengan 85%.

Reporter: Rizky Alika
Editor: Pingit Aria

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait