Bos Adaro Boy Thohir Jadi Komisaris Gojek

Per Juni 2019, aplikasi dan ekosistem Gojek telah diunduh oleh lebih dari 155 juta pengguna.
Pingit Aria
24 Juli 2019, 15:42
Boy Thohir Jadi Komisaris Gojek, Rabu (24/7).
Gojek
Boy Thohir Jadi Komisaris Gojek, Rabu (24/7).

Garibaldi Thohir (Boy Thohir) bergabung sebagai salah satu komisaris Gojek. Bos Adaro itu bergabung untuk mendukung Gojek memasuki babak baru sebagai platform teknologi dengan tiga super-app dalam ekosistemnya di Asia Tenggara.

Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup menyatakan Gojek merasa bangga Boy Thohir bergabung dengan jajaran komisaris Gojek. “Sebagai tokoh bisnis yang dikenal sangat mendukung kemajuan perusahaan-perusahaan karya merah putih untuk maju di kancah internasional, Pak Boy berbagi visi yang sama dengan kami,” katanya dalam siaran pers, Rabu (24/7).

Pengalaman panjang Boy Thohir di dunia bisnis, menurut Andre, bisa memberikan masukan penting bagi Gojek supaya bisa terus tumbuh menjadi juara nasional. Boy Thohir dianggap memiliki passion yang sama dengan Gojek dalam membantu menumbuhkan entrepreneur dan menciptakan peluang pendapatan.

(Baca juga: Gojek Luncurkan Logo Baru, Perlengkapan Para Mitra pun Berubah)

Boy Thohir menyatakan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Gojek untuk bergabung menjadi salah satu komisaris. “Saya merasa terhormat dan sangat termotivasi dengan Gojek,” katanya.

Boy Thohir mengikuti perjalanan Gojek cukup lama dari awal berdiri. Ia mengaku  kagum melihat Gojek bisa membantu dua juta mitra driver untuk mendapatkan peluang pendapatan. “Karena saya dan grup perusahaan saya selama lebih dari 25 tahun belum dapat menciptakan peluang pendapatan sebanyak itu,” katanya.

Ia pun bersemangat untuk menularkan ilmu bisnisnya kepada ratusan ribu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergabung dengan Gojek, sehingga menjadi pengusaha yang naik kelas dan tangguh.

Tentang Gojek

Grup Gojek merupakan perusahaan berbasis teknologi penyedia layanan mobile on-demand dan pembayaran digital di Asia Tenggara. Aplikasi Gojek pertama kali diluncurkan pada Januari 2015 di Indonesia.

(Baca juga: Penuhi Keinginan Rich Brian, Gojek Antar Makanan Sampai ke New York)

Gojek menawarkan berbagai layanan mulai dari transportasi dan pembayaran ke pesan-antar makanan, logistik, dan berbagai layanan on-demand lainnya. Gojek Group kini beroperasi di 204 kota di lima negara di Asia Tenggara, termasuk Singapura, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

Per Juni 2019, aplikasi dan ekosistem Gojek telah diunduh oleh lebih dari 155 juta pengguna. Ada lebih dari 2 juta mitra pengemudi, hampir 400 ribu merchants, dan lebih dari 60 ribu penyedia layanan di Asia Tenggara telah bergabung.

Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait