Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal, Majalah dan Koran

Berikut cara menulis daftar pustaka dari jurnal, majalah dan kora yang bisa menjadi referensi bagi para penulis karya ilmiah
Image title
30 November 2021, 13:14
Ilustrasi cara menulis daftar pustaka dari jurnal
Pexels/Mikhail Nilov
Ilustrasi cara menulis daftar pustaka dari jurnal

Dalam karya tulis ilmiah, kehadiran daftar pustaka adalah suatu hal yang mutlak. Kemutlakan itu ada karena daftar pustaka merupakan kumpulan referensi yang dirujuk untuk sebuah karya atau tulisan yang dibuat.

Dapat disimpulkan bahwa daftar pustaka harus ada di kala sang penulis mengutip salah satu tulisan atau karya orang lain. Ketika melakukan pengutipan tandanya kamu juga harus membuat sebuah daftar yang berisi informasi tentang siapa dan topik apa yang sedang dirujuk.

Dalam praktiknya, daftar pustaka atau yang kerap disebut dengan referensi akan memberikan informasi secara detail kepada pembacanya. Informasi tersebut berisi sumber rujukan agar pembaca mendapatkan pemahaman tentang sumber tersebut.

Nama daftar pustaka juga dikenal dengan istilah lainnya, seperti referensi, rujukan, pranala atau sumber pustaka. Daftar pustaka biasanya akan ditemukan di halaman paling akhir dari sebuah karya ilmiah.

Advertisement

Kegiatan menulis daftar pustaka dalam makalah karya ilmiah memiliki banyak manfaat antara lain, sebagai petunjuk bahwa data yang diambil merupakan data yang benar, memenuhi etika penulisan karya ilmiah, sebagai penanda bahwa kita berterima kasih kepada penulis atau peneliti sebelumnya dan menunjukkan bahwa kita mendukung ide dari penulis tersebut. Daftar pustaka juga penting untuk menghindari adanya plagiasi.

Selain itu, penulisan daftar pustaka berfungsi menghargai penulis yang menjadi sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah. Dengan begitu, kamu dianggap telah mengakui bahwa ide atau kutipan yang Anda tulis berasal dari pemikiran orang lain.

Cara Menulis Kutipan

Sebelum masuk ke pembahasan mengenai cara menulis daftar pustaka, maka akan dimulai terlebih dahulu cara membuat kutipan. Cara menulis kutipan juga terbagi atas dua cara yaitu kutipan langsung dan tidak langsung.

1. Cara Menulis Kutipan Langsung

Penulisan kutipan langsung adalah bentuk upaya menghindari plagiasi dengan mengutip tulisan dari sumber acuan tanpa mengubah kalimat penulis. Istilah mudahnya, mengutip langsung menggunakan teknik copy-paste sebuah tulisan.

Sesuai ketetapan American Psychological Association atau APA, kutipan langsung terdiri dari dua jenis yaitu kutipan langsung pendek dan kutipan langsung panjang. Kutipan tulisan pendek tidak lebih dari 40 kata dan ditulis dalam satu paragraf dengan tanda kutip. Ini untuk membedakan tulisan asli dan kutipan dari orang lain. Tulis sumbernya berdekatan dengan kutipan yang kamu tulis.

Sedangkan kutipan langsung panjang adalah kutipan yang lebih dari 40 kata atau biasa dikenal dengan block quote. Metode penulisan kutipan langsung yaitu membuat paragraf baru dengan kalimat agak sedikit menjorok ke kanan tanpa tanda kutip, namun tetap menggunakan jenis huruf (font) yang sama dengan tulisanmu. Hal ini untuk membedakan mana tulisan yang kamu kutip, mana tulisan kamu sendiri.

Penulisan kutipan tidak hanya berfungsi sebagai bentuk dukungan atas ide kalinat yang kita tuliskan, namun juga digunakan untuk menunjukan bahwa ada beberapa penulis yang tidak setuju dengan ide kamu atau memiliki pandangan berbeda dengan ide kamu.

2. Cara Menuliskan Kutipan Tidak Langsung

Proses mengutip seara tidak langsung berarti sang penulis tidak mengutip secara utuh kalimat dari sumber acuan namun penulis merangkai kalimatnya sendiri. Kutipan tidak langsung atau biasa disebut parafrasa, biasanya tidak perlu menuliskan nomor halaman dari sumber yang dikutip.

Namun dalam kaidah American Psychological Association atau APA sangat dianjurkan untuk menuliskan nomor halaman dari sumber yang menjadi acuan. Jika kamu menganggap mencantumkan nomor halaman dapat membantu pembaca karya ilmiah, maka tidak ada salahnya menuliskan nomor halaman. Sebaiknya, diskusikan hal ini dengan dosen pembimbing, atau guru Anda.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Artikel Majalah, Jurnal, dan Koran

Dalam menulis daftar pustaka ada beragam caranya. Salah satu cara menulis daftar pustaka adalah dari jurnal, makalah atau laporan tidak berbeda jauh dengan menulis daftar pustaka dari buku.

Mengutip situs Gramedia.com, berikut cara menulis daftar pustaka dari jurnal, koran dan majalah:

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal

Penulisan nama belakang penulis dan inisial, baik satu atau lebih dari satu penulis. (Tahun terbit). Judul artikel jurnal. Nama Jurnal ditulis italic, volume jurnal ditulis italic (Issue atau Nomor), Halaman.

Contoh:

Xie, W. (2015). Japanese “Idols” in Trans-Cultural Reception: the case of Idol Group AKB48. Visual Post: a Journal for the Study of Past Visual Cultures, 2(1), 40-50.

Jika menggunakan referensi jurnal yang terdiri dari dua penulis, tetap tulis nama keduanya dari nama belakang terlebih dahulu, diikuti dengan inisial.

Contoh:

Xie, W. & Willmott, W. (2015). Japanese “Idols” in Trans-Cultural Reception: the case of Idol Group AKB48. Visual Post: a Journal for the Study of Past Visual Cultures, 2(1), 40-50.

Jika artikel jurnal terdiri dari 6 penulis, maka cukup tulis nama belakang penulis pertama dan diikuti dengan ‘dkk’.

Contoh:

Xie dkk. (2015). Japanese “Idols” in Trans-Cultural Reception: the case of Idol Group AKB48. Visual Post: a Journal for the Study of Past Visual Cultures, 2(1), 40-50.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Koran

Cook, D. (2001, Mei 5). The Courier Mail, h. 18.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Majalah

Marano, H.E. (2008, Maret-April). Making of the Perfectionist. Psychology Today, 90-91.

Jika mengutip dari majalah atau koran elektronik, tambahkan ‘diakses dari’ beserta url yang diakses.

Contoh:

Sandy, A. (2009, January 22). Cheaper to Fly than hire a car in Brisbane. The Courier mail. Diakses dari http://www.news.com.au/couriermail/story/0,23739,24949645- 952,00.html

Demikianlah beberapa pengetahuan dan cara menulis daftar pustaka yang bersumber dari jurnal, majalah dan koran agar terhindar dari tuduhan plagiarisme.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait