6 Film Action Terbaik Non-Hollywood yang Layak Ditonton

Film action terbaik non-Hollywood berikut ini layak untuk jadi tontonan bagi Anda pecinta film laga yang ingin merasakan sensasi baru menonton film action.
Image title
28 Desember 2021, 16:44
Cuplikan adegan "Run Lola Run (1998)", film action terbaik non-hollywood.
people.com
Cuplikan adegan "Run Lola Run (1998)", film action terbaik non-hollywood.

Film action menawarkan sensasi berbeda dari genre film lainnya. Karya audio visual yang satu ini biasanya melibatkan sejumlah tokoh dalam suatu tantangan yang memerlukan kekuatan fisik atau kemampuan khusus.

Ada banyak pilihan film action terbaik Hollywood yang dibintangi oleh aktor-aktor ternama, seperti Sylvester Stallone, Arnold Schwarzenegger, Bruce Willis, Jason Statham, Chris Evans dan lain sebagainya.

Di antaranya berhasil mengantongi sejumlah penghargaan, sebut saja film karya Sutradara Steven Spielberg, "Saving Private Ryan (1998)", yang sukses memborong lima penghargaan Oscar untuk kategori Best Director, best Cinematography, Best Sound, Best Film Editing, dan Best Effect.

Namun, jika Anda penggemar film laga sejati, tidak ada salahnya untuk keluar sejenak dari barisan film Hollywood. Pasalnya, berbagai negara dari seluruh dunia juga turut bersaing untuk menciptakan film action terbaik, di antaranya berhasil menoreh rating tinggi dan berkesan di hati pemirsa.

Advertisement

Film Action Terbaik Non-Hollywood

Dari segudang film laga yang pernah diproduksi, film-film action non-Hollywood juga tak kalah menjanjikan keseruan. Mengutip slashfilm.com dan sumber terkait lainnya, berikut rekomendasi film action terbaik Non-Hollywood:

1. Battle Royale (2000) - Jepang

Battle Royale
Battle Royale (Asianwiki.com)

 

Memperoleh rating 7,6/10 dari Internet Movie Database (Imdb), Battle Royale menjadi salah satu film terfavorit sutradara kenamaan Amerika Serikat, Quentin Tarantino.

Film garapan sutradara Kinji Fukasaku ini bercerita tentang pemerintah Jepang yang menangkap sekelompok siswa kelas sembilan, menjebloskan mereka ke sebuah pulau terpencil, dan memaksa mereka untuk saling membunuh hingga hanya tersisa satu siswa saja sebagai pemenang.

Ide liar yang didasarkan pada novel berjudul sama ini mengilhami sejumlah pembuatan dan pengemasan ulang yang tak terhitung jumlahnya, termasuk buku “The Hunger Games”, komik, hingga video game.

2. Seven Samurai (1954) - Jepang

Seven Samurai
Seven Samurai (imdb.com)

 

Film yang masuk dalam jajaran film laga paling berpengaruh sepanjang sejarah ini dikagumi oleh sejumlah sutradara dunia.

Film garapan Akira Kurosawa yang memeroleh rating 8,6/10 dari Imdb dan 100% dari Rotten Tomatoes ini berkisah tentang sebuah desa miskin yang diserang oleh kawanan bandit. Warga desa kemudian merekrut tujuh samurai pengangguran untuk membantu mereka membela diri dan bebas dari rundungan bandit.

3. Leon: The Professional (1994) - Prancis

Leon: the professional
Leon: the professional (netflix)

 

Film thriller aksi berbahasa Prancis besutan sutradara Luc Besson ini menggandeng sejumlah aktor ternama, mulai dari Natalie Portman, Jean Reno, Gary Oldman, sampai Danny Aiello.

Film berdurasi 1 jam 50 menit ini bercerita tentang Mathilda (Natalie Portman), gadis berusia 12 tahun yang dengan enggan dibawa oleh Leon (Jean Reno), seorang pembunuh profesional, setelah keluarganya dibunuh.

Leon berniat membesarkan Mathilda dan melatihnya sebagai seorang pembunuh profesional. Sang gadis pun setuju dan menjadi pendamping Leon pada misi-misi selanjutnya.

4. Old Boy (2003) - Korea Selatan

Old Boy
Old Boy (Asianwiki.com)

 

Film arahaan sutradara Park Chan Wook ini berhasil mengejutkan penontonnya dengan plot twist yang tidak terduga.

Mengemban premis unik, film berdurasi 2 jam ini bercerita tentang Dae Su Oh (Choi Min Sik) yang diculik dan dikurung selama 15 tahun. Suatu hari ia dibebaskan begitu saja hanya untuk menemukan siapa dalang di balik penculikannya dan mengapa hal itu bisa terjadi.

5. Run Lola Run (1998) - Jerman

Run Lola Run
Run Lola Run (people.com)

 

Sesuai judulnya, Run Lola Run atau Lola Rennt bercerita tentang Lola (Franka Potente), gadis berambut merah yang hanya memiliki waktu 20 menit untuk mendapatkan 100.000 Deutschmarks dan menyelamatkan kekasihnya, Manni (Moritz Bleibtreu) yang bekerja sebagai penyelundup bagi mafia.

Film arahan sutradara Tom Tykwer berdurasi 81 menit ini mendapat nominasi Best Film not in the English Language dari BAFTA Awards dan memenangkan Bavarian film Award untuk kategori Best Production.

6. Why Don't You Just Die! (2018) - Russia

Why Don't You Just Die
Why Don't You Just Die (cautionspoilers.com)

 

Why Don't You Just Die!” merupakan film laga karya sutradara Kirill Sokolov dan menggandeng Aleksandr Kuznetsov, Vitaly Khaev, dan Evgeniya Kregzhde untuk memerankan tiap karakternya.

Film berdurasi 1 jam 39 menit ini bercerita tentang Andrey (Vitaliy Khaev) seorang detektif dan ayah paling mengerikan di dunia. Ia membawa sekelompok orang mengerikan tinggal di apartemennya yang masing-masing memiliki alasan tersendiri untuk balas dendam.

Film ini berhasil memenangkan kategori Best First Feature pada Fantasia Film Festival dan Best Ensemble Cast pada Film Club's The Lost Weekend.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait