Incar Dana IPO Rp 29 Triliun, 32 Perusahaan Antre Masuk BEI

Dalam pipeline penawaran umum perdana saham (IPO) tersebut, terdapat anak perusahaan BUMN yang akan melantai di bursa tahun ini.
Image title
29 Maret 2022, 12:46
32 Perusahaan Antre IPO di BEI Incar Dana Rp 29 Triliun
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi layar pergerakan IHSG

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, saat ini terdapat 32 perusahaan yang berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di BEI dengan perkiraan dana yang dihimpun senilai Rp 29,13 triliun.

"Total nilai fundraise tersebut telah memperhitungkan harga saham tertinggi yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan yang sudah dipublikasikan melalui sistem e-IPO," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, Senin (29/3).

Sementara itu, hingga 25 Maret 2022, sudah ada 12 perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp 3,18 triliun.

Nyoman menyebut, terdapat anak perusahaan BUMN yang berencana melantai di bursa. Namun, ia tidak menyebutkan secara rinci mengenai calon emiten tersebut.

Advertisement

Ia menjelaskan, bila merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, sebanyak 15 perusahaan termasuk dalam skala aset besar dengan aset di atas Rp 250 miliar. Kemudian, 15 perusahaan aset skala menengah dengan nilai aset antara Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar, serta dua perusahaan aset kecil di bawah Rp 50 miliar.

Lebih lanjut, Nyoman mengatakan bahwa, pihaknya optimistis penggalangan dana di pasar modal Indonesia masih bertumbuh dengan baik yang ditunjang oleh keberlangsungan pemulihan ekonomi. Berdasarkan data BEI, beberapa indikator pasar modal seperti minat perusahaan yang akan melakukan penggalangan dana dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pertumbuhan positif.

"Jumlah investor di pasar modal Indonesia juga mengalami tren yang meningkat. Berdasarkan data KSEI, jumlah investor pasar modal per Februari 2022 telah mencapai 8,1 juta investor atau naik 8,2% dibandingkan Desember 2021," kata dia.

Sampai saat ini, minat perusahaan yang akan melakukan penggalangan dana di pasar modal masih relatif baik. Hal ini terlihat dari antrean perusahaan yang ada di pipeline saham bursa jumlahnya masih meningkat.

Salah satu decacorn Indonesia, PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah masuk pasar modal Indonesia. GOTO bersama dengan 5 perusahaan lainnya yaitu PT WIR ASIA Tbk (WIRG), PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO), PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN), PT Murni Sadar Tbk (MTMH) dan PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) sedang dalam proses IPO saham melalui sistem e-IPO.

Berikut rincian sektor perusahaan di pipeline IPO BEI:

  • 1 perusahaan dari sektor barang baku
  • 2 perusahaan dari sektor industri
  • 2 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik
  • 5 perusahaan dari sektor barang konsumen primer
  • 6 perusahaan dari sektor barang konsumen non primer
  • 3 perusahaan dari sektor teknologi
  • 2 perusahaan dari sektor kesehatan
  • 4 perusahaan dari sektor energi
  • 4 perusahaan dari sektor properti
  • 3 perusahaan dari sektor infrastruktur. 

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait