Harga Terjun Bebas, Transaksi Kripto Terra Luna Dibekukan

Image title
15 Mei 2022, 15:15
HargaTerjun Bebas, Transaksi Kripto Terra Luna Dibekukan
Zipmex
Terra Luna

Transaksi perdagangan aset kripto Terra Luna, dibekukan sementara karena terjadinya volatilitas harga yang signifikan.

Harga aset kripto Terra Luna, diketahui anjlok hampir 97% dalam sehari. Hal ini membuat manajemen memutuskan untuk menghentikan perdagangan Terra Luna.

"Blockchain Terra telah resmi dihentikan di blok 7607789. Terra Validator telah menghentikan jaringan untuk membuat rencana untuk menyusunnya kembali," ungkap pengumuman manajemen Terra Luna, melalui akun Twitternya, dikutip Minggu (15/5).

Langkah ini dilakukan setelah token Terra Luna jatuh nilainya. Menurut data CoinMarketCap, sampai dengan Minggu ini, aset kripto Terra Luna masih belum dapat diperdagangkan.

Harga aset kripto Terra Luna jatuh di bawah US$ 1, bahkan kurang dari 1 sen pada Kamis kemarin. Padahal, sepekan sebelumnya, aset kripto ini harganya masih berada di level US$ 80 per koin dan sempat menyentuh level tertingginya pada pada awal April lalu di kisaran US$ 116 per koin.

Transaksinya Terra Luna Dibekukan
Transaksi Terra Luna Dibekukan (CoinMarketCap)

 

Aset kripto Terra jatuh di bawah US$1 karena kekhawatiran atas kenaikan suku bunga Federal Reserve yang membayangi dan penghapusan stimulus era pandemi memukul pasar crypto yang lebih luas dan mendorong Terra Luna sempat turun sekitar 10%, kemudian turun lebih dalam lagi.

"Bitcoin telah jatuh hampir 19% selama lima hari terakhir, sementara pasar cryptocurrency yang lebih luas telah turun di bawah $1,3 triliun," seperti dikutip Forbes, Minggu (15/5).

Terra Luna merupakan proyek berbasis blockchain yang dikembangkan oleh Terra Labs di Korea Selatan. Blockchain Terra bertujuan melacak nilai dolar AS. Koinnya disebut stablecoin, seperti Tether dan USDC.

Sebelum kejatuhannya, Terra Luna masuk dalam 10 aset kripto dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Pada awal April lalu, nilai kapitalisasi pasarnya menyentuh Rp 585,8 triliun.

Atas penurunan yang tajam itu, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen memperingatkan mengenai bahaya investasi di aset digital, terutama aset kripto. Menurutnya, kejatuhan harga Terra Luna yang spektakuler menunjukkan ‘bahaya’ koin digital. Departemen Keuangan Amerika juga tengah mengkaji masalah ini.

Selain itu, dia mengungkapkan potensi pembuatan peraturan baru. "Saya tidak akan menggolongkannya [penurunan harga] pada skala ini sebagai ancaman nyata terhadap stabilitas keuangan," kata Yellen kepada anggota parlemen di Komite Jasa Keuangan parlemen, dikutip dari Bloomberg, Jumat (13/5).

Advertisement

"Tetapi mereka (kripto) tumbuh sangat cepat dan mereka menghadirkan jenis risiko yang sama yang telah kita ketahui selama berabad-abad sehubungan dengan bank run," tandas Yellen.

Reporter: Syahrizal Sidik
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait