Bank Mandiri catat laba bersih Rp4,14 triliun per September 2025, naik 1,84% MoM. Pertumbuhan ditopang digital banking, treasury, dan buyback saham yang menegaskan kekuatan fundamental.
Emiten produksi obat-obatan dan produk kesehatan, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana melakukan pembelian saham kembali atau buyback di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan.
Buyback artinya pembelian kembali saham sebuah perusahaan yang beredar di publik. Ada beberapa tujuan perusahaan melakukan aksi korporasi ini. Berikut ini penjelasannya.
PT Jayamas Medica Industri, atau OMED, berencana melakukan buyback saham senilai Rp 5 miliar, tergantung pada hasil RUPSLB dan ketentuan likuiditas perusahaan
Bank Raya buyback saham Rp20 miliar untuk memperkuat kepemilikan karyawan dan dorong kepercayaan investor, seiring pertumbuhan laba dan kredit digital yang terus meningkat.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham hingga maksimal US$ 200 juta atau setara Rp 3,3 triliun. Bagaimana rencananya?
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengumumkan rencana pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai mencapai Rp 3 triliun. Bagaimana skenario buyback dan dampaknya bagi perusahaan?
Dua emiten milik pengusaha Garibaldi Thohir atau Boy Thohir PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dan anak usahanya PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mengumumkan buyback jumbo senilai Rp 8 T.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi terkait masih sedikit emiten yang baru merencanakan pembelian kembali atau buyback saham tanpa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Emiten milik crazy rich Surabaya Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk (AVIA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis (10/4). Apa saja hasilnya?