Sisa alokasi buyback yang telah disetujui masih lebih dari Rp3 triliun, dengan pelaksanaan yang mengedepankan disiplin alokasi modal dan fleksibilitas keuangan.
Dua emiten Grup Adaro, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), hari ini mulai melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback).
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) berencana membeli kembali saham atau buyback dengan total nilai Rp 2,5 triliun.
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) merampungkan pembelian kembali (buyback) 69.777.200 saham dengan nilai bruto Rp 35,94 miliar dari pemegang saham yang tidak menyetujui merger
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan realisasi pembelian kembali saham atau buyback tanpa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sudah mencapai Rp 17,12 triliun atau sebanyak 64 emiten.
Emiten raksasa otomotif PT Astra International Tbk (ASII) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai jumbo Rp 8 triliun. Bagaimana strategi bisnis perseoran ke depan?
Sejumlah emiten mengumumkan akan melaksanakan pembelian kembali saham atau buyback. Dana yang disiapkan masing-masing emiten untuk tujuan aksi korporasi itu pun beragam.
PT Astra International Tbk (ASII) akan membeli kembali saham yang beredar atau buyback senilai Rp 2 triliun. Adapun perkiraan jadwal periode buyback itu 16 Maret 2026–15 Juni 2026.
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp 1,17 triliun. Apa rencananya?
Emiten pertambangan afiliasi Grup Saratoga dan Garibaldi Thohir, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), berencana melakukan buyback dengan total 1,8 miliar saham.
Astra International Tbk (ASII) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana membeli kembali saham atau buyback di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.
Emiten jasa logistik dan energi, PT RMK Energy Tbk (RMKE), telah merealisasikan pembelian kembali (buyback) lebih dari 11,47 juta saham hingga awal Maret ini.