Menurut penelitian IFC, kota-kota di pasar negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik saja memiliki potensi untuk menarik US$18 triliun dalam investasi terkait iklim ramah lingkungan pada 2030.
Sejumlah kendala yang kerap dihadapi pelaku UMKM terutama bagi mereka yang hendak menembus pasar ekspor, misalnya kurang pengetahuan dan keterampilan digital