Sebanyak 277 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia berhasil bertahan dari krisis moneter 1998. Namun, sebanyak 11 emiten tak mampu bertahan.
Setelah proklamasi kemerdekaan, Indonesia menghadapi krisis keuangan akut. Pemerintah menerbitkan obligasi nasional untuk membiayai negara dan membuka kembali Bursa Efek Indonesia pada 1952.
Era depresi hebat berdampak besar pada pasar saham dunia, termasuk Indonesia. Simak bagaimana krisis ekonomi global ini memaksa bursa efek Hindia Belanda gulung tikar setelah sempat berkembang.