Obligasi Protelindo akan terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A senilai Rp 1,01 triliun dengan kupon 3,6%, Seri B senilai Rp 1,59 triliun dengan kupon 5,3%, Seri C Rp 744 miliar dengan kupon 6,1%.
Emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum, Sarana Menara Nusantara, mendapat utang Rp 3 triliun. Untuk menutupi kebutuhan umum maupun pembayaran pinjaman talangan.
Grup Djarum melalui Protelindo resmi mengakuisisi 94,03% dan menjadi pemegang saham utama penyedia menara telekomunikasi PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).