Analis Doo Financial, Lukman Leong menyatakan, pelemahan rupiah dipicu oleh ketidakpastian proses perdamaian di kawasan Timur Tengah yang kembali memunculkan kekhawatiran investor global.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan hingga saat ini sudah ada tiga manajer investasi yang tengah mempersiapkan produk reksa dana exchange traded fund (ETF) berbasis emas.
Nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak terbatas atau cenderung datar pada perdagangan hari ini, seiring dengan sikap pelaku pasar yang memilih menunggu hasil RDG BI sore ini.