Sepuluh Titik Jalan Tol Rawan Macet saat Mudik Lebaran

Ameidyo Daud Nasution
19 Mei 2018, 08:27
Geliat Mudik
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Antrean kendaraan mengular menjelang Gerbang Tol Kaligangsa yang mengarah ke Jalan Tol Fungsional Brebes-Batang di Brebes, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memperkirakan terdapat 10 titik rawan kemacetan saat mudik lebaran pada Juni mendatang. Sepuluh titik tersebut berada di ruas tol Trans Jawa, yakni:

1. Tol Serang Timur - Merak untuk arah Barat dari Jakarta.
2. Simpang Susun Cikunir,
3. sekitar pekerjaan tol Jakarta - Cikampek Elevated,
4. Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama,
5. Gerbang Tol Palimanan,
6.  Gerbang Tol Ciawi,
7. Tol Pemalang - Batang menuju jalur fungsional,
8. Jalan tol fungsional Batang - Semarang menuju tol Semarang ABC,
9. Simpang Susun tol Bawen - Salatiga, serta akses masuk tempat istirahat hingga rest area.
10. Akses masuk Tempat Istirahat (TI), Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), dan area parkir (rest area).

"Tempat-tempat ini yang akan diatur oleh kepolisian," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna di Jakarta, Jumat (18/5).

(Baca juga: Operator Tol Beri Diskon Tarif 10 Persen Saat Mudik Lebaran)

Herry mengatakan Kementerian infrastrukur mempersiapkan beberapa langkah antisipasi macet saat mudik. Salah satunya adalah menghentikan pekerjaan proyek infrastruktur di sekitar tol Jakarta - Cikampek dari H-10 hingga H+10 lebaran.

"Proyeknya adalah Jakarta - Cikampek Elevated, Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek, hingga Kereta Cepat," kata Herry.

Sedangkan, jalan tol fungsional telah disepakati bersama untuk digunakan pada siang dan malam. Herry menjelaskan jalan tol Jakarta hingga Surabaya, jalan tol yang operasional sepanjang 524 km dan fungsional sepanjang 234 km.

"Tol fungsional lebaran diharapkan (Jakarta) hingga Pasuruan dan untuk arah Malang baru sampai Purwodadi (Jawa Timur)," kata dia.

(Baca: Jasa Marga Gratiskan Tiga Ruas Tol Trans Jawa untuk Mudik Lebaran)

Pemerintah juga akan menyiapkan fasilitas top up tunai mandiri di Gerbang Tol sebanyak 50 unit. Sedangkan 50 unit lainnya akan diletakkan pada tempat istirahat atau rest area. Direktur Jenderal Bina Marga Arie S. Moerwanto menambahkan penyediaan top up dapat dilakukan dengan saldo maksimum.

"Fasilitas isi kartu kami juga usahakan bisa malam hari karena mudik banyak melintas waktu malam," kata Arie.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait