Pakar Amerika Sebut Endemi Covid-19 Tercapai dengan Vaksin Booster

Bila Amerika menyediakan vaksin booster bagi siapa saja, kemungkinan negara itu dapat mencapai endemi pada musim semi 2022.
Yuliawati
17 November 2021, 16:53
endemi, COVID-19
ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww.
Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (29/1/2021).

Status pandemi Covid-19 dapat menurun menjadi endemi pada tahun depan bila pemerintah memberikan vaksin booster  atau penguat. Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat Dr. Anthony Fauci mengatakan booster Covid-19 menjadi sarana penting untuk mencapai ke titik itu.

"Bagi saya jika Anda ingin berada di level endemi, Anda harus mencapai tingkat infeksi yang sangat rendah sehingga tidak berdampak pada masyarakat, kehidupan Anda dan ekonomi Anda," kata Fauci, saat wawancara di konferensi Reuters selama 15-18 November.

Fauci mengatakan saat endemi orang-orang masih akan tertular dan masih bisa dirawat di rumah sakit, tetapi tingkatnya sangat rendah. "Sehingga kami tidak berlarut-larut memikirkannya dan tidak berpengaruh pada apa yang kami lakukan," kata dia.

Untuk mencapai endemi, Fauci mengatakan butuh lebih banyak penerima vaksin dan penerima booster. Dia memperkirakan bila Amerika menyediakan vaksin booster bagi siapa saja, kemungkinan negara itu dapat mengendalikan virus corona pada musim semi 2022.

"Saya rasa, jika kita melakukannya dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh, saya kira musim semi nanti kami sudah dapat mengendalikan (virus) ini dengan baik," kata Fauci.

Perusahaan farmasi Pfizer sudah meminta izin kepada regulator obat dan makanan Amerika Serikat, FDA untuk pemberian dosis penguat atau booster vaksin Covid-19 untuk siapa pun berusia 18 tahun ke atas.

Orang Amerika yang lebih tua dan kelompok lain yang sangat rentan terhadap virus telah memiliki akses ke dosis ketiga vaksin Pfizer dan BioNTech sejak September. FDA mengatakan akan bergerak cepat untuk memperluas booster ke usia yang lebih muda jika diperlukan.

Pemerintahan Joe Biden awalnya mengharapkan booster untuk semua orang dewasa, tetapi FDA menolak dosis Pfizer tambahan untuk semua orang pada September. Panel tidak yakin bahwa orang muda yang sehat membutuhkan dosis lain, terutama ketika sebagian besar populasi dunia belum divaksinasi.

FDA merekomendasikan booster hanya untuk kelompok tertentu — salah satu dari serangkaian keputusan tentang dosis tambahan untuk ketiga vaksin yang digunakan. Aturan saat ini adalah orang yang awalnya menerima vaksinasi Pfizer atau Moderna memenuhi syarat untuk mendapatkan booster enam bulan kemudian jika mereka berusia 65 tahun atau lebih, atau berisiko tinggi terkena Covid-19 karena masalah kesehatan atau pekerjaan atau kondisi kehidupan mereka.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait