Salah satu posisi yang mengalami perombakan adalah Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM.
Ignasius Jonan
Arief Kamaludin|KATADATA

Ignasius Jonan akan kembali merombak pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Artinya, selama empat bulan menjabat sebagai Menteri ESDM, dia sudah tiga kali membongkar pasang para pejabat kementeriannya. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Katadata, pelantikan pejabat baru itu akan berlangsung pukul 13.00 WIB, hari Selasa (10/1), di Kementerian ESDM . Ada tiga agenda dalam pelantikan dan serah terima jabatan tersebut. (Baca: Sepekan Menjabat, Jonan Rombak Eselon II Kementerian Energi)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Agenda pertama adalah penyerahan surat keputusan pengalihan pegawai negeri sipil daerah ke Kementerian ESDM. Kemudian pelantikan pejabat pimpinan tinggi madya, administrator dan pengawas. Terakhir, pelepasan pejabat pimpinan tinggi madya.

Salah satu posisi yang mengalami perombakan adalah Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM. Teguh Pamudji yang saat ini menjabat posisi tersebut akan pensiun pada Selasa besok. “Benar. Penggantinya perempuan,” kata dia saat dikonfirmasi Katadata, Senin (9/1).

Namun, Teguh masih enggan menyebut nama penggantinya. Ia juga merahasiakan posisi apa saja yang mengalami perombakan. Yang jelas, sampai saat ini belum akan ada lelang atau pergantian untuk posisi Direktur Jenderal. (Baca: Evaluasi Kinerja SKK Migas, Jonan Belum Copot Amien)

Sebelum ini, Jonan sudah dua kali merombak pejabat Kementerian ESDM. Pertama, ketika baru sepekan menjabat Menteri ESDM pada Oktober tahun lalu. Saat itu ada tiga posisi yang mengalami perubahan, yakni Kepala Biro Perencanaan, Kepala Biro Organisasi Tata Laksana dan Kepala Pusat Kerja sama Informasi Kementerian ESDM (KLIK).

Perombakan kedua dilakukan pada Desember lalu. Perombakan meliputi 26 pejabat yang terdiri dari Eselon II, III, hingga IV.  Perinciannya, lima pegawai Eselon II, 13 orang Eselon III, dan 8 orang Eselon IV.  (Baca: Jonan Rombak 26 Pejabat Kementerian Energi)

Saat itu, Jonan meminta agar pejabat Kementerian Energi bekerja melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dengan baik. Jika memang merasa posisi saat ini kurang tepat, ia tidak segan untuk menggantinya.

Artikel Terkait
“Sehingga ke depan kami bisa memprediksi apakah perlu mengimpor LNG atau tidak," kata Arcandra.
Menurut Dadan Kusdiana, kompensasi 7 tahun ini sesuai dengan UU Migas pasal 39 ayat 1 huruf b.
“Saya belum ada keyakinan kalau 2019 akan impor. Ini karena datanya perlu diperbaiki dulu," kata Arcandra.