Sekjen Kementerian ESDM Teguh Pamudji meralat pernyataannya bahwa dia juga diganti karena memasuki masa pensiun. "Maaf, kemarin (Senin) saya pikir bercanda."
Jonan
Arief Kamaludin | Katadata

Ignasius Jonan kembali merombak struktur pegawai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kali ini, perombakan melibatkan enam orang. Selain penyegaran, alasan perombakan lantaran beberapa pegawai memasuki masa pensiun.

Ada tiga orang yang memasuki masa pensiun. Pertama, Yun Yunus Kusumahbrata sebagai Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang. Kedua, Surono yang menjabat Kepala Badan Geologi. Ketiga, Agus Budi Wahjono yang menjabat Staf Ahli Bidang Investasi dan Pengembangan Infrastruktur.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

"Perombakan ini untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh pegawai yang memasuki masa purnabakti," kata Jonan dikutip dari siaran pers Kementerian ESDM, Selasa (10/1). (Baca: Jonan Rombak 26 Pejabat Kementerian Energi)

Sementara Satry Nugraha yang menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) bergeser posisi menjadi Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Kementerian ESDM. Ardhi  Krisnanto yang sebelumnya Kepala Seksi Penilaian Rencana Pengembangan Lapangan Minyak dan Gas Bumi diangkat menjadi Kepala Sub Direktorat Usaha Penunjang Minyak dan Gas Bumi.

Terakhir, Joko Hadi Wibowo sebagai Kepala Seksi Penilaian Rencana Pengembangan Lapangan Minyak dan Gas Bumi. Ia sebelumnya menjabat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 139/TPA dan 140/TPA Tahun 2017 tanggal 19 Desember 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Pejabat Pimpinan Tinggi Madya. Selain itu Keputusan Menteri ESDM Nomor 0074 K/SJN/2017 tanggal 9 Januari 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator. (Baca: Evaluasi Kinerja SKK Migas, Jonan Belum Copot Amien)

Selain melantik dan melepas masa jabatan enam pegawai tersebut, Jonan menerima 1.058 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dialihkan dari pemerintah daerah ke Kementerian ESDM. Mereka akan dialihkan ke sektor Inspektur Tambang dan Inspektur Migas di  Kementerian ESDM.

Namun, sampai saat ini pengganti untuk posisi tersebut belum ada. “Akan melalui mekanisme sesuai Undang-Undang Aparatur Sipil Negara,” kata Staf Khusus Menteri ESDM Hadi M. Djuraid  kepada Katadata.

Di sisi lain, dalam berita berjudul "Empat Bulan Menjabat, Jonan 3 Kali Geser Pejabat ESDM", Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji memberikan informasi kepada Katadata bahwa dirinya juga akan diganti karena memasuki masa pensiun. Namun, Selasa ini (10/1), Teguh meralat pernyataannya. "Maaf, kemarin (Senin) saya pikir bercanda."

Artikel Terkait
NEPI telah menyesuaikan namanya menjadi PT Vivo Energy Indonesia sesuai dengan SK Menkumham nomor AHU-0021674.AH.01.02.TAHUN 2017.
Tunggal mengatakan meski ada surat penugasan dari pemerintah, Pertamina tidak otomatis menjadi operator di Blok Sanga-Sanga. “Belum tentu,” kata dia.
“Fokus saja pada pekerjaan, tidak usah memikirkan politik. Presiden juga berpesan menteri bekerja, biar nanti urusan politik beliau saja,” ujar Jonan.